PB ESI Panggil 20 Pemain untuk Seleksi Nasional Honor of Kings Asian Games 2026

SKOR.id - Seleksi menuju panggung internasional Asian Games 2026 resmi dimulai.
Sebanyak 20 atlet Honor of Kings (HOK) masuk dalam daftar National Call Seleksi Nasional Terbuka sebagai bagian dari persiapan Indonesia menuju Asian Games 2026.
Pemanggilan ini menjadi langkah awal dalam pembentukan roster Tim Nasional HOK yang akan mewakili Merah Putih di ajang multi-event terbesar di Asia tersebut.
Program seleksi ini digagas oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) melalui Badan Tim Nasional (BTN).
Kehadiran HOK dalam proses pembinaan nasional menunjukkan keseriusan federasi dalam mengembangkan ekosistem esports yang lebih luas, sekaligus membaca potensi besar game tersebut di kancah kompetitif internasional.
Sebanyak 20 pemain yang terpilih merupakan atlet-atlet terbaik dari berbagai latar belakang kompetitif, baik dari skena profesional maupun komunitas.
Mereka akan menjalani serangkaian tahapan seleksi ketat yang dirancang untuk menguji kemampuan individu, kerja sama tim, strategi permainan, hingga kesiapan mental dalam menghadapi tekanan pertandingan level internasional.
Dari proses panjang tersebut, hanya enam pemain terbaik yang akan mengisi roster final Timnas HOK Indonesia. Komposisi tim nantinya diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara mekanik individu, fleksibilitas strategi, serta chemistry antarpemain yang solid.
Langkah PB ESI melalui BTN ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Honor of Kings dipandang sebagai salah satu cabang esports masa depan Indonesia. Melalui skema entry by number, BTN mengambil keputusan progresif untuk membuka kesempatan lebih luas bagi talenta nasional agar dapat berkembang sejak dini dalam jalur pembinaan resmi.
Pendekatan seleksi terbuka ini sekaligus memberi ruang kompetisi yang sehat di antara para atlet. Tidak hanya nama besar yang mendapat kesempatan, tetapi juga pemain potensial yang mampu menunjukkan performa terbaik selama proses seleksi berlangsung.
Asian Games 2026 sendiri diproyeksikan menjadi momentum penting bagi perkembangan esports Indonesia. Setelah berbagai pencapaian di ajang regional dan internasional sebelumnya, pembentukan tim HOK sejak tahap awal menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga daya saing Indonesia di tingkat Asia.
Bagi para atlet yang masuk daftar National Call, perjalanan ini bukan sekadar seleksi biasa. Setiap latihan, evaluasi, dan pertandingan uji coba akan menjadi penentu langkah mereka menuju panggung Asia. Mereka membawa harapan besar, bukan hanya untuk karier pribadi, tetapi juga untuk mengharumkan nama bangsa.
Dari sinilah perjalanan menuju panggung Asia dimulai. Dua puluh nama telah dipanggil, namun hanya enam yang akan berdiri sebagai representasi terbaik Indonesia. Proses seleksi ini menjadi awal dari misi besar: membangun tim nasional Honor of Kings yang siap bertarung demi Merah Putih di Asian Games 2026.
