Home > Esports

Alter Ego Akuisisi Vyres Esports, Tanda Comeback ke Skena Kompetitif Valorant

Keputusan ini sekaligus menandai kembalinya Alter Ego ke skena kompetitif Valorant setelah sempat vakum dari persaingan profesional dalam beberapa waktu terakhir.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Alter Ego Sumber:Grafis: Andreas Jovi Arnanda/Skor.id
Alter Ego Sumber:Grafis: Andreas Jovi Arnanda/Skor.id

SKOR.id - Organisasi esports asal Indonesia, Alter Ego, resmi mengumumkan langkah besar dengan mengakuisisi tim komunitas Vyres Esports.

Keputusan ini sekaligus menandai kembalinya Alter Ego ke skena kompetitif Valorant setelah sempat vakum dari persaingan profesional dalam beberapa waktu terakhir.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Alter Ego pada Kamis (26/02/2026). Kabar ini langsung disambut antusias oleh para penggemar, terutama mereka yang telah lama menantikan kehadiran kembali tim berjuluk El Familia di ekosistem esports Valorant. Comeback ini dinilai sebagai langkah strategis organisasi untuk kembali bersaing di salah satu scene FPS paling berkembang di Asia Tenggara.

Vyres Esports sendiri bukan nama asing di kalangan komunitas Valorant Indonesia. Tim ini dikenal sebagai skuad komunitas yang tengah naik daun berkat performa konsisten di berbagai turnamen. Rosternya diperkuat oleh ray4c, par Scofield, Sovano, Lmemore, dan SCar — kombinasi pemain muda dengan potensi besar serta chemistry tim yang sudah terbangun dengan baik.

Sebelum resmi diakuisisi, Vyres berhasil mencuri perhatian publik setelah tampil impresif di babak Kualifikasi Regional Indonesia. Mereka sukses finis sebagai runner-up, sebuah pencapaian yang mengantarkan tim tersebut mengamankan tiket menuju Valorant Challengers 2026 Southeast Asia: Split 1. Hasil itu menjadi bukti bahwa tim ini memiliki kapasitas untuk bersaing di level regional.

Kini, dengan bergabung di bawah naungan Alter Ego, skuad tersebut tidak hanya membawa momentum positif, tetapi juga ekspektasi yang jauh lebih besar. Dukungan dari organisasi besar diyakini akan memberikan peningkatan signifikan, baik dari segi fasilitas latihan, manajemen profesional, hingga pengalaman kompetitif yang lebih matang.

Alter Ego dikenal sebagai salah satu organisasi esports terkemuka di Indonesia dengan pengalaman panjang di berbagai judul game kompetitif. Infrastruktur organisasi yang kuat diharapkan mampu membantu para pemain berkembang lebih cepat dan tampil lebih konsisten menghadapi tekanan turnamen tingkat Asia Tenggara.

Pada Maret mendatang, Alter Ego akan menghadapi tantangan besar dengan bersaing melawan 11 tim terbaik lainnya dalam ajang Valorant Challengers 2026 Southeast Asia: Split 1. Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar USD50 ribu atau sekitar Rp838 juta, sekaligus menjadi jalur penting menuju level kompetisi yang lebih tinggi dalam ekosistem Valorant.

Kembalinya Alter Ego ke skena Valorant bukan sekadar penambahan divisi baru, melainkan sinyal kuat bahwa persaingan di kawasan Asia Tenggara akan semakin sengit. Dengan kombinasi talenta muda berbakat dan dukungan organisasi berpengalaman, Alter Ego berpotensi menjadi kuda hitam yang mampu mengejutkan para rivalnya di musim kompetisi 2026.

× Image