Debut Maarten Paes di Ajax Berbuah Pujian, Siap Rebut Posisi Utama

SKOR.id - Maarten Paes akhirnya mencatatkan debut resminya bersama Ajax dalam situasi yang sama sekali tidak terduga. Kiper Timnas Indonesia itu langsung dipercaya tampil sejak menit awal saat menghadapi NEC Nijmegen, menyusul cedera yang dialami penjaga gawang utama Vítězslav Jaroš. Laga yang berakhir imbang 1–1 tersebut menjadi panggung pembuktian bagi Paes—dan ia berhasil menjawab kepercayaan dengan performa solid.
Atmosfer di Johan Cruijff ArenA, Minggu (22/2/2026) WIB, pun terasa spesial. Sebuah spanduk di tribun bertuliskan “Nama di punggung bersifat sementara, Ajax di dada selamanya” seolah menggambarkan filosofi klub yang kini dibela Paes. Sang kiper pun mengungkapkan perasaan serupa setelah pertandingan.
“Logo klub lebih penting daripada nama di punggung. Ketika klub sebesar Ajax memanggil, Anda tidak perlu berpikir dua kali,” ujarnya mengenai keputusannya pindah ke Amsterdam, meski awalnya diproyeksikan hanya sebagai pelapis seperti dikutip dari ELF Voetbal.
Paes direkrut pada bursa transfer musim dingin dari FC Dallas dengan status sebagai kiper kedua. Namun nasib berkata lain. Cedera lutut yang menimpa Jaroš saat latihan membuat Paes harus langsung turun sebagai starter hanya beberapa hari setelah kejadian tersebut.
Meski mendapat kesempatan emas, ia tetap menunjukkan empati kepada rekan setimnya.
“Saya sangat kasihan pada Jaroš. Dalam dua minggu pertama di sini kami banyak berlatih bersama dan membangun kerja sama yang bagus. Cedera seperti ini tidak Anda harapkan untuk siapa pun,” kata kiper kelahiran Nijmegen tersebut.
Situasi mendadak tidak membuat Paes panik. Ia justru tampil tenang dan tercatat melakukan tujuh penyelamatan penting bagi Ajax. Menurutnya, kematangan mental itu terbentuk selama berkarier di Amerika Serikat bersama FC Dallas.
“Dulu saat masih di FC Utrecht saya kadang mudah terpancing. Sekarang saya jauh lebih tenang menghadapi situasi kacau seperti ini,” ungkapnya.
Meski bangga bisa debut di klub sebesar Ajax, Paes tetap menyoroti hasil akhir yang dianggap kurang memuaskan.
“Ini momen yang sangat indah bagi saya secara pribadi, tetapi sebagai Ajax Anda selalu ingin menang. Hasil ini cukup mengecewakan, apalagi dalam persaingan menuju Liga Champions. Kami harus bangkit,” tegasnya.
Pelatih Beri Sinyal Kepercayaan Penuh
Pelatih kiper Ajax, Fred Grim, tidak ragu memuji penampilan Paes. Ia bahkan mengindikasikan bahwa sang kiper akan terus dipercaya mengawal gawang dalam beberapa bulan ke depan.
“Jika Anda membuat keputusan seperti ini, itu bukan hanya untuk satu pertandingan. Saya sangat puas dengan penampilan Maarten. Apalagi dia sudah lama tidak bermain, tetapi tetap mampu tampil luar biasa dan membuat penyelamatan penting,” ujar Grim.
Paes sendiri optimistis menatap masa depannya di Ajax. Kontrak peminjaman Jaroš akan berakhir pada musim panas mendatang, yang berarti persaingan posisi utama di bawah mistar gawang akan kembali terbuka.
“Saya tahu enam bulan pertama akan berada di belakang Jaroš. Musim panas nanti semuanya dimulai dari nol. Saya siap menerima peran apa pun, tetapi saya percaya bisa menunjukkan kualitas dan memenangkan persaingan,” katanya.
Sumber: ELF Voetbal
