Home > Other Sports

Banyak Kesalahan Sendiri, Asa Jakarta Electric PLN ke Final Four Proliga 2026 di Ujung Tanduk

Ambisi Jakarta Electric PLN Mobile untuk segera mengunci tiket final four Proliga 2026 sektor putri harus tertunda pasca ditekuk Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Klub voli putri Proliga 2026, Jakarta Electric PLN Mobile. Sumber: Skor.id
Klub voli putri Proliga 2026, Jakarta Electric PLN Mobile. Sumber: Skor.id

SKOR.id - Ambisi Jakarta Electric PLN Mobile untuk segera mengunci tiket final four Proliga 2026 sektor putri harus tertunda.

Itu setelah mereka kalah telak 0-3 (19-25, 19-25, 18-25) pada laga pekan ketujuh melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di GOR Padepokan Jend. Pol. Kunarto, Sentul, Jumat (20/2/2026) malam.

Gagal menambah poin, Agustin Wulandhari dan kawan-kawan tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara.

Bahkan, Jakarta Electric PLN terancam melorot ke peringkat kelima sekaligus tersingkir dari persaingan menuju final four jika kembali tumbang pada laga pamungkas kontra Jakarta Livin Mandiri dan di saat bersamaan Jakarta Popsivo Polwan menang atas Medan Falcons.

Itu adalah skenario terburuk, di mana poin tim asuhan Chamnan Dokmai akan tetap 18, sementara Popsivo (20) dan Livin Mandiri (19) mengangkangi mereka.

Jakarta Electric PLN sejatinya mampu memberi perlawanan kepada Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada laga kali ini.

Namun, banyaknya kesalahan sendiri yang mereka lakukan membuat Agustin Wulandhari dan kawan-kawan kalah 19-25 pada set pertama.

Usai jeda, tim pelatih coba mengubah komposisi setter dari Afra Hazna Nurhaliza ke Khalisa Azilia Rahma. Harapannya, permainan Jakarta Electric PLN akan membaik.

Nyatanya, performa mereka tak cukup stabil sehingga Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kembali unggul 25-19.

Pada set ketiga, Gresik Phonska Plus langsung mengambil inisiatif menyerang dan tak memberi kesempatan buat Jakarta Electric PLN mengembangkan permainan. Alhasil, laga selesai dengan skor penentu 25-18.

Asisten pelatih Jakarta Electric PLN Mobile, Armansyah Erwiandi Manganang, mengakui bahwa para pemainnya memang tak maksimal pada laga ini.

Selain banyak melakukan kesalahan sendiri, mereka juga kurang tenang dalam bertahan. Ini membuat lawan mudah meraup poin demi poin.

"Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Terlihat dari mulai serve, bertahan, kami banyak membuat lawan mendapatkan poin dengan mudah," katanya.

"Tentu kami berharap di laga berikutnya para pemain bisa lebih fokus. Kami butuh kemenangan untuk ke final four," saudara kandung Aprilio Perkasa Manganang itu menambahkan.

Pertandingan melawan Jakarta Livin Mandiri, Minggu (1/3/2026), mendatang bakal menjadi momen hidup-mati bagi Jakarta PLN Electric Mobile.

Kalah, maka nasib mereka bakal makin di ujung tanduk. Apalagi jika Jakarta Popsivo Polwan juga mampu menekuk Medan Falcons yang merupakan juru kunci.

× Image