Home > La Liga

Kerja Sama Real Betis dan Hummel Hasilkan Jersey Pertama yang Terbuat dari Jeruk

Real Betis dan Hummel bekerja sama hasilkan jersey pertama yang terbuat dari jeruk.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Real Betis menggunakan jersey berbahan kulit jeruk. (Foto: LaLiga/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Real Betis menggunakan jersey berbahan kulit jeruk. (Foto: LaLiga/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Real Betis melalui platform keberlanjutan lingkungan Forever Green, memperkenalkan sebuah jersey terobosan baru yang terbuat dari jeruk. Ini merupakan jersey baru dari Hummel yang akan dikenakan klub hijau putih ini pada matchday 25 La Liga melawan Rayo Vallecano.

Selain sebagai bentuk perjuangan melawan perubahan iklim melalui sepak bola, terobosan ini juga menyorot nilai warisan alam metropolitan, sebagai jaminan suhu lebih rendah, tempat berlindung dari iklim, dan kualitas hidup di kota.

Jersey ini menampilkan desain nomor berlubang yang terinspirasi dari tekstur jeruk, dilengkapi pula dengan teknologi scratch dan sniff, tinta ramah lingkungan yang bebas bahan kimia, dan ketika digaruk akan melepaskan aroma bunga jeruk simbol kota Seville. Inovasi ini dimungkinkan berkat produsen spesialis STAHLS TPT, yang bergabung dengan Forever Green dengan juga membuat nama dan sponsor di jersey pemain.

Kampanye "Kehidupan hijau dimulai dari lingkungan sekitar" yang dikembangkan bekerja sama dengan agensi Officer & Gentleman, tujuannya meningkatkan kesadaran tentang peran pohon, utamanya pohon jeruk sebagai identitas Seville. Selain memberikan naungan dan mengurangi efek panas, pohon jeruk mewakili identitas budaya dan berperan penting sebagai sistem drainase alami.

Plaza de Dona Elvira Jadi Tempat Peluncuran

Plaza de Dona Elvira menjadi lokasi pelunjuran jersey baru Real Betis melalui upacara yang syarat simbolisme. Joaquin Sanchez, legenda sekaligus direktur klub bersama Rafel Gordillo, presiden Yayasan Real Betis Balompie, menghadirkan momen emosional ketika mengangkat seorang anak agar bisa mengambil jersey dari cabang satu pohon jeruk tradisional di alun-alun.

Acara ini berfokus pada konsep "tumbuh hijau", mengaitkan model akademi muda Real Betis dengan keberlanjutan perkotaan.

"Proses pembelajaran kami melampaui olahraga untuk menanamkan nilai-nilai hormat, komitmen, dan tanggung jawab kolektif, sejajar dengan kesehatan kota, karena kami percaya bahwa melindungi lingkungan sekitar adalah langkah pertama untuk melindungi planet," ujar Rafa Muela, manajer Yayasan Real Betis Balompie.

"Mendidik dahulu untuk tumbuh kemudian, dengan tujuan menyampaikan pesan dari tingkat lokal ke global, menunjukkan bahwa nilai-nilai yang ditanam hari ini di lingkungan dan stadion akan menentukan kesehatan dan debat iklim global di masa depan," uujarnya menambahkan.

Jersey edisi terbatas ini bergaya retro dengan menampilkan palet warna yang menggabungkan hijau khas Real Betis dengan nuansa gelap yang terinspirasi oleh daun pohon jeruk dan albero, warna ini identik dengan estetika Seville dan ciri visual kota.

Di bagian belakang jersey dilengkapi desain nomor yang menampilkan tekstur organik seperti kulit jeruk, sehingga melengkapi penghormatan konseptual terhadap buah paling ikonis di Seville.

Jersey ini terbuat dari campuran 16,2 persen serat organik dari kulit jeruk, 37,8 persen Lyocell (serat alami yang diregenerasi dari selulosa kayu), dan 46 poliester daur ulang. Kombinasi ini menghilangkan penggunaan plastik baru, mengubah limbah menjadi pakaian teknologi tinggi, berkain lembut, bernapas, dan tahan lama.

Upacara presentasi jersey ini juga dihadiri pakar akademis bergengsi yang mendukung dasari ilmiah serta teknis dari inisiatif ini, mereka adalah Eugenio Dominguez Vilches, Profesor Botani di Universitas Cordoba sekaligus mantan rektor UNIA dan UCO, dan Miguel Angel Campano, peneliti TEP130, profesor di Sekolah Arsitektur Universitas Seville, serta sekretaris Universitas Institut Ilmu Arsitektur dan Konstruksi.

"Pohon perkotaan bukan elemen dekoratif, melainkan infrastruktur kesehatan tak terlihat yang berkontribusi meningkatkan kualitas udara dengan menyerap polutan tertentu dan langsung meningkatkan kesehatan masyarakat," ujar Dominguez Vilches.

Sementara itu, Miguel Angel Campano menyoroti peran pohon perkotaan sebagai infrastrutur iklim yang memnbuat jalan lebih nyaman, sekaligus megurangi radiasi matahari yang diterima manusia.

Pakar tersebut juga menunjukkan bahwa pohon yang terintegrasi dengan baik dalam jaringan jalan berkontribusi pada pengelolaan air hujan yang lebih baik di lingkungan, meredam puncak limpasan ke jaringan perkotaan.

Merawat Ruang Hijau

Real Betis juga ingin mendorong percakapan iklim lebih lanjut setiap musim dengan mengorganisir pertandingan keberlanjutan ikonis, mengembangkan pesannya menuju perawatan ekosistem perkotaan sebagai fokus narasi. Ini menjadi elemen utama bagi Forever Green, karena taman perkotaan berperan penting sejak awal platform ini, dan berbagai inisiatif telah dilakukan bekerja sama dnegan klub Eropa lain.

Peluncuran Jersey baru ini, memanfaatkan jangkauan sosial dan magnetisme sepak bola untuk menyoroti tantangan lingkungan mendesak akibat polusi udara. Tujuannya menggunakan pengaruh olahraga populer di kalangan audiens yang kurang peduli terhadap lingkungan untuk meningkatkan kesadaran perlunya merawan pohon dan ruang hijau perkotaan.

Tindakan yang diambil Real Betis berfokus pada darurat iklim di kota, yang menurut PBB ditinggali 56 persen populasi dunia dan hampir 70 persen tinggal pada 2050.

Melindungi lanskap perkotaan, terutama pohon menjadi prioritas strategis menciptakan ruang nyaman, menjadikannya alat paling efektif untuk merespons iklim global di tingkat lokal.

Isu Berbeda Sejak 2022

Setiap musim, klub menggunakan pertandingan La Liga sebagai sarana menyoroti tantangan lingkungan tertetu. Laga Real Betis melawan Rayo Vallecano akan mejadi tonggak kelima dari inisiatif yang dimulai sejak 2022 ketika melawan Athletic Bilbao.

Kala itu menjadi pertandingan yang meletakkan dasar dengan jersey yang terbuat 100 persen dari poliester daur ulang, diikuti pada 2023 melawan Espanyol, memakai jersey yang memberi penghormatan kepada 3R (reduce, reuse, dan recycle) melalui desain terdistres.

Pada 2024 melawan Almeria fokusnya adalah pengelolaan air yang bertanggung jawab menghadapi kekeringan, lalu pada 2025 melawan Real Sociedad, pertandingan berkelanjutan yang menyoroti invasi alga Asia di pantai Andalusia, mengubah ancaman lingkungan menjadi peluang penggunaan sirkular.

Sumber: La Liga

× Image