Home > Super League

Tumbang di Kandang, Eks Pelatih Beri Kekalahan Pertama dalam 14 Laga buat Persebaya

Persebaya Surabaya kalah 1-2 dari Bhayangkara FC pada laga pekan ke-21 Super League 2025-2026 di Stadion GBT, Sabtu (14/2/2026).
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC di pekan ke-21 Super League 2025-2026 pada 14 Februari 2026. Sumber: (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC di pekan ke-21 Super League 2025-2026 pada 14 Februari 2026. Sumber: (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Persebaya Surabaya akhirnya kembali mengalami pahitnya kekalahan di Super League 2025-2026 setelah sekian lama.

Ya, terakhir kali pasukan Bajul Ijo pulang dengan tangan hampa adalah empat bulan lalu, tepatnya 18 Oktober 2025. Kala itu, mereka tumbang di kandang oleh Persija Jakarta.

Kini, setelah 13 pertandingan berlalu tanpa kalah - dengan rincian enam kemenangan dan tujuh imbang - Persebaya tersungkur lagi. Ironisnya, kembali di hadapan para suporter mereka.

Adalah Bhayangkara FC yang memberi tamparan tersebut. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam, The Guadians mempermalukan Persebaya dengan skor 2-1.

Bhayangkara FC unggul lewat Bernard Doumbia (26') dan Moussa Dembele (45+2'), sementara Persebaya cuma bisa membalas via Mihalo Perovic (64').

Hasil ini membuat Bajul Ijo batal mendekat ke zona empat besar, masih tertahan di tangga kelima dengan jarak lima poin dari Malut United.

Sebaliknya, Bhayangkara FC sukses melesat ke peringkat kedelapan, melompati tiga tim sekaligus. Ini menjadi modal berharga dalam mengarungi paruh kedua kompetisi.

Satu hal yang menarik adalah keberadaan Paul Munster sebagai momok Persebaya. Sang pelatih kembali ke Surabaya untuk merusak tren positif yang sedang dirangkai mantan timnya.

Faktanya, dalam dua pertemuan di Super League 2025-2026, Bhayangkara FC asuhan Paul Munster tak pernah kalah dari Bajul Ijo. Pada duel pertama, November lalu, mereka sama kuat 1-1.

Jalannya pertandingan

Tampil di kandang, Persebaya sejatinya mampu menguasai aliran bola. Namun, mereka kesulitan menembus ketatnya pertahanan Bhayangkara FC.

Ditambah guyuran hujan deras, Bruno Moreira dan kawan-kawan susah mengembangkan permainan.

Petaka bagi Persebaya hadir di menit ke-26. Berawal dari skema bola mati, sodoran Moussa Sidibe mampu dimaksimalkan Bernard Doumbia untuk membawa tim tamu unggul.

Bajul Ijo coba merespons, namun seiring waktu hanya rasa frustrasi yang mereka dapatkan.

Bahkan, jelang turun minum, gawang mereka jebol untuk kali kedua. Moussa Sidibe berhasil memaksimalkan umpan Ryo Matsumura dan menaklukkan kiper Andhika Ramadhani.

Selepas jeda, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Berbagai ancaman ditebar, membuat lini belakang Bhayangkara FC bekerja ekstra keras.

Dan, gol balasan akhirnya didapatkan tuan rumah pada menit ke-64. Mihalo Perovic menuntaskan serangan yang dibangun Jefferson dan Gali Freitas.

Torehan tersebut membangkitkan semangat mereka. Margin satu gol membuat para pemain Persebaya kian gencar menggempur lawan.

Sayang, meski punya banyak waktu untuk menyamakan kedudukan bahkan comeback, Persebaya tak mampu memaksimalkannya.

Susunan pemain utama

Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani; Koko Ari, Risto Mitrevski, Rachmat Irianto, Jefferson, Francisco Rivera, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Gali Freitas, Mihailo Perovic, Bruno Moreira;

Pelatih: Bernardo Tavares

Bhayangkara FC: Aqil Savik; Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa, TM Ichsan, Moises Gaucho, Moussa Sidibe, Ryo Matsumura, Privat Mbarga, Bernard Doumbia;

Pelatih: Paul Munster

× Image