Home > TIMNAS INDONESIA

Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Duel Dua Pelatih Anyar

Sama seperti Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis juga baru saja menunjuk pelatih baru menjelang FIFA Series 2026.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ilustrasi Timnas Indonesia. (Grafis Hendy Andika/Skor.id) Sumber:Grafis Hendy Andika/Skor.id
Ilustrasi Timnas Indonesia. (Grafis Hendy Andika/Skor.id) Sumber:Grafis Hendy Andika/Skor.id

SKOR.id - Laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026 bakal menjadi duel dua pelatih anyar dari masing-masing tim.

Seperti diketahui, sebelumnya PSSI telah menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia untuk menggantikan peran Patrick Kluivert. Pengumuman resmi mengenai penunjukkan pelatih asal Inggris itu dilakukan di Jakarta pada 13 Januari lalu.

Eks pelatih Timnas Kanada itu diharapkan bisa menghadirkan prestasi dan membawa perubahan yang lebih baik bagi skuad Garuda. Ujungnya, dia diharapkan bisa membawa Timnas Indonesia berprestasi di Piala Asia 2027, mengingat dia dikontrak dengan durasi dua tahun terlebih dahulu dan opsi perpanjangan dua tahun.

Federasi Sepak Bola Saint Kitts and Nevis (SKNFA) ternyata juga melakukan hal serupa. Ya, mereka resmi menunjuk pelatih anyar asal Brasil, Marcelo Serrano.

Sebelumnya, Marcelo Serrano pernah terlibat dalam pembinaan Tim Nasional kelompok usia Brasil dan klub USL Championship, Austin Bold FC. Dia juga pernah menangani Timnas Kepulauan Virginia. Serrano menggantikan peran Francisco Molina.

Pengumuman ditunjuknya Serrano dirilis melalui situs resmi SKNFA pada 6 Februari 2026. Serrano pun menyambut tugas barunya dengan penuh antusiasme. Ia menegaskan siap bekerja keras bersama jajaran federasi demi target besar tim.

“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini untuk bekerja bersama pimpinan dan staf Asosiasi Sepak Bola St. Kitts dan Nevis dalam upaya kami mengejar target lolos ke turnamen-turnamen besar,” ujar Serrano.

Presiden SKNFA, Atiba Harris, menilai penunjukan Serrano sebagai keputusan penting untuk masa depan sepak bola Saint Kitts and Nevis.

“Dengan pengalaman luas yang dimilikinya, coach Serrano akan bekerja erat dengan Direktur Teknik kami, Giba Damiano, serta staf teknis untuk membangun program mentoring bagi pelatih lokal dan membantu meningkatkan standar kepelatihan secara keseluruhan di negara ini,” kata Harris.

Artinya, misi Serrano bukan hanya jangka pendek di FIFA Series, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi perkembangan sepak bola di Saint Kitts and Nevis.

Sementara itu, FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta bakal diikuti empat tim. Selain laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis, juga menyajikan pertandingan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon. Kedua laga tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 27 Maret nanti. Pemenang dari dua laga tersebut akan bertemu di partai final, sedangkan yang kalah akan saling berhadapan di perebutan tempat ketiga. Untuk partai final dan perebutan tempat ketiga akan diselenggarakan di SUGBK pada 30 Maret 2026.

× Image