Home > Futsal

KFI Resmi Datangkan Figur Futsal Asal Spanyol untuk Tingkatkan Level Kompetisi Indonesia

Industrialisasi futsal nasional memasuki babak baru seiring dengan langkah yang diambil KFI, Senin (9/2/2026).
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Operator kompetisi futsal profesional di Indonesia, Kompetisi Futsal Indonesia atau KFI. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Operator kompetisi futsal profesional di Indonesia, Kompetisi Futsal Indonesia atau KFI. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Industrialisasi futsal nasional memasuki babak baru seiring dengan langkah yang diambil operator kompetisi futsal profesional di Indonesia, Kompetisi Futsal Indonesia (KFI).

KFI mengumumkan resmi mendatangkan Jose Tirado, salah satu figur di dunia futsal asal Spanyol, sebagai Strategic Advisor dan anggota Global Committee KFI di Jakarta pada Senin (9/2/2026).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Federasi Futsal Indonesia (FFI) ke Spanyol beberapa bulan lalu. Kunjungan dilakukan Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, untuk membuka diplomasi olahraga.

Kehadiran Jose Tirado pun disiasati KFI untuk mengakselerasi visi futsal Indonesia, yakni tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga maju sebagai industri yang profesional.

Lelaki asal Spanyol itu bukan nama baru di pentas futsal dunia. Sebelumnya sebagai eksekutif di klub asal negaranya, Mallorca Palma Futsal, prestasi berhasil dicatatkan meski diawali dari kasta kedua.

Palma Futsal menjelma jadi klub elite Eropa, mencetak sejarah dengan menjuarai Liga Champions Futsal (UEFA) tiga kali berturut-turut pada edisi 2023, 2024, dan 2025.

Ia membangun manajemen klub yang modern dan berkelanjutan, dan membuatnya dinobatkan sebagai Executive of the Year sebanyak tiga kali dari Mundo do Futsal.

Dalam peran barunya di Indonesia, Jose Tirado akan membawa perspektif global untuk merombak standar futsal Tanah Air. Fokus utamanya sebagai bagian KFI mencakup tiga hal.

Yakni modernisasi pengelolaan liga, peningkatan profesionalisme klub, serta pengembangan kurikulum pemain dan pelatih. Kehadirannya pun sekaligus menghadirkan kolaborasi lebih luas.

Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, memegang baju simbolis kerja sama dengan Jose Tirado (dasi hijau) dengan didampingi Ketua Umum FFI, Michael Sianipar (jas biru), dan pelatih Timnas futsal Indonesia, Hector Souto (dalaman putih) di Jakarta pada 9 Februari 2026. (Foto: Dok. FFI)
Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, memegang baju simbolis kerja sama dengan Jose Tirado (dasi hijau) dengan didampingi Ketua Umum FFI, Michael Sianipar (jas biru), dan pelatih Timnas futsal Indonesia, Hector Souto (dalaman putih) di Jakarta pada 9 Februari 2026. (Foto: Dok. FFI)

KFI juga akan berkolaborasi langsung dengan manajemen Palma Futsal untuk transfer pengetahuan, memastikan sistem di Indonesia selaras dengan best practice level Eropa.

Kehadiran Jose Tirado juga diharapkan KFI bersama FFI, ke depannya membuka jalan bagi klub Indonesia untuk mendapatkan jatah tampil pada kompetisi antar klub di dunia, Copa Intercontinental.

Diskusi intensif dengan komite penyelenggara tengah berlangsung. Slot resmi yang sedang diusahakan, nantinya akan diberikan ke klub juara Liga Futsal Indonesia atau Pro Futsal League.

"Kehadiran Jose Tirado adalah bagian dari roadmap besar kami membangun industri futsal. Ini bukan langkah instan,” kata Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, pada jumpa pers di Jakarta.

“Melainkan proses berkelanjutan untuk menaikkan standar liga dan klub. Ini adalah bukti nyata bahwa pintu kolaborasi global untuk futsal Indonesia telah terbuka lebar," ia menambahkan.

Selama berada di Indonesia, Jose Tirado dijadwalkan untuk melakukan serangkaian agenda penting. Seperti dialog strategis dengan FFI, KFI, pemilik klub, dan komunitas futsal.

Sebelumnya ia juga sudah menghadiri final AFC Futsal Asian Cup 2026 atau Piala Asia Futsal 2026 yang melibatkan Timnas futsal Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026) malam.

Selanjutnya, Jose Tirado bakal meninjau pelaksanaan Piala Futsal Indonesia atau Futsal Nation Cup 2026 yang berlangsung di GOR Ahmad Yani, Pontianak pada 12-15 April 2026.

Kunjungan-kunjungan itu diklaim menjadi fondasi utama transformasi kompetisi futsal Indonesia menuju Pro Futsal League 2026-2027 yang lebih kompetitif, bernilai tinggi, dan diakui dunia.

× Image