Home > Super League

Penyebab Kekalahan Persija dari Arema FC di SUGBK Menurut Mauricio Souza

Hasil lawan Arema FC membuat jarak Persija Jakarta dengan Persib Bandung menjadi enam poin dalam persaingan juara Super League 2025-2026.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. Sumber:Foto Taufani Rahmanda/Grafis Deni Sulaeman/Skor.id
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. Sumber:Foto Taufani Rahmanda/Grafis Deni Sulaeman/Skor.id

SKOR.id - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, bicara soal hasil pahit yang didapat saat menjamu Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025-2026, Minggu (8/2/2026) malam.

Macan Kemayoran, julukan Persija, takluk 0-2 di kandang Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, karena sepasang gol Gabriel Costa ‘Gabi’ pada menit ke-82 dan 90+11.

Rizky Ridho dan kawan-kawan sejatinya bisa mendominasi permainan, terbukti dari statistik laga; Penguasaan bola mencapai 72 persen, umpan sukses hingga 469 berbanding 184.

Mauricio Souza pun menyadari bahwa anak-anak asuhnya sejatinya bisa dominan atas Arema FC, namun ada beberapa hal yang tidak berjalan semestinya untuk menghasilkan gol.

Dan kian jadi petaka, Macan Kemayoran tidak mampu membendung upaya dari tim berjuluk Singo Edan, yang akhirnya bukan cuma kehilangan target menang tapi juga harus kalah.

“Saya rasa kami tidak berhasil memanfaatkan ruang-ruang yang ditinggalkan Arema FC,” kata pelatih asal Brasil itu pada konferensi pers selepas pertandingan.

“Kami sebenarnya sudah tahu ruang mana yang harus dieksplorasi, kami menerima bola di ruang-ruang itu, tetapi pengambilan keputusan dan aspek teknis benar-benar sedikit merugikan tim kami di babak pertama.”

“Pada babak kedua saya mengganti posisi Maxwell (Souza) dengan Alaeddine (Ajaraie). Kami meningkat cukup banyak. Kami menguasai permainan sepenuhnya.”

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, saat timnya melawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dalam pekan ke-20 Super League 2025-2026 pada 8 Februari 2026. Sumber: Foto Yogie Gandanaya/Skor.id
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, saat timnya melawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dalam pekan ke-20 Super League 2025-2026 pada 8 Februari 2026. Sumber: Foto Yogie Gandanaya/Skor.id

“Mereka hanya keluar lewat bola-bola panjang, mencoba mengeksplorasi serangan balik. Kami terus berada di area menyerang, mencari gol. Mungkin kami tidak cukup baik dalam menyerang sambil bertahan.”

“Akhirnya itu memungkinkan mereka melakukan serangan balik dan mencetak gol. Babak kedua tim kami sangat bagus meski kebobolan, babak pertama memang jauh dari yang diharapkan,” Mauricio Souza menjabarkan.

Adapun hasil melawan Arema FC menjadi kekalahan kandang pertama bagi Persija pada musim ini, setelah sembilan duel di rumah sebelumnya bisa meraih tujuh kemenangan dan dua seri.

Lebih dari itu, kekalahan membuat jarak Macan Kemayoran dengan Persib Bandung di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026 jadi enam poin dalam persaingan juara.

Tim asuhan Mauricio Souza menempati peringkat ketiga dengan koleksi 41, sedangkan tepat di atasnya terdapat Borneo FC yang berjarak lima poin (punya 46 poin).

× Image