Home > Other Sports

Terpeleset di Seri Malang, Bandung bjb Tandamata Wajib Sapu Bersih 4 Laga Sisa Demi Final Four Proliga 2026

Kekalahan dari JEP membuat jalan Bandung bjb Tandamata ke Final Four Proliga 2026 makin terjal.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Bandung bjb Tandamata menghadapi jalan terjal menuju Final Four Proliga 2026. (Foto: Dok. Bandung bjb Tadamata/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id) Sumber:
Bandung bjb Tandamata menghadapi jalan terjal menuju Final Four Proliga 2026. (Foto: Dok. Bandung bjb Tadamata/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Jalan Bandung bjb Tandamata menuju final four Proliga 2026 semakin terjal. Kekalahan telak 0-3 dari Jakarta Electric PLN (22-25, 20-25, 21-25) di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu (7/2/2026), membuat tim asuhan Risco Herlambang Matulessy kian terdesak dalam perburuan empat besar klasemen putri.

Hasil minor di Seri Malang tersebut membuat Bandung bjb Tandamata kini tertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari delapan pertandingan. Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan terpaut tiga poin dari Jakarta Popsivo Polwan (JPP) yang menempati posisi keempat, batas akhir zona final four.

Sementara itu, Jakarta Electric PLN semakin kokoh di peringkat ketiga dengan 14 poin dari delapan laga, tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP). Di posisi kedua, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) telah mengoleksi 18 poin dan semakin dekat mengamankan tiket ke final four.

Menanggapi situasi tersebut, pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy, menegaskan bahwa timnya tidak memiliki pilihan selain menyapu bersih seluruh laga tersisa.

“Dengan situasi ini, kami harus memenangkan laga-laga berikutnya. Empat pertandingan tersisa harus menang semua. Masih ada harapan, tapi kalau kalah lagi, tentu peluang ke final four akan sangat sulit,” tegas Risco.

Bandung bjb Tandamata masih akan melakoni empat laga krusial di dua seri terakhir babak reguler. Pada Seri Bojonegoro, Jawa Timur, pekan depan, mereka akan menghadapi Medan Falcons (MFN) dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP). Setelah itu, tantangan berlanjut di Seri Sentul, Bogor, dengan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan (JPP) dan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) pada 19 dan 22 Februari 2026.

Artinya, satu kekalahan saja bisa menjadi akhir dari mimpi Bandung bjb Tandamata menembus final four. Namun Risco menilai peluang masih terbuka jika timnya mampu tampil konsisten di setiap laga.

Optimisme itu sejatinya sempat terlihat saat menghadapi Jakarta Pertamina Enduro di Seri Malang. Meski hanya diperkuat satu pemain asing, Anastasia Guerra, Bandung bjb Tandamata mampu membuka keunggulan 4-0 di awal set pertama. Sayangnya, keterbatasan daya gedor membuat momentum tersebut tak bertahan lama.

“Pemain asing baru kami, Giulia Angelina, belum bisa dimainkan karena kendala nonteknis. Mudah-mudahan di seri berikutnya kami sudah bisa memainkan dua pemain asing,” ungkap Risco.

Ketimpangan amunisi pemain asing menjadi pembeda. Bandung bjb Tandamata akhirnya harus menyerah 22-25 di set pertama. Kepercayaan diri JEP pun meningkat, membuat mereka kembali unggul 25-20 di set kedua dan menutup laga lewat kemenangan 25-21 di set ketiga.

“Kami sebenarnya unggul materi pemain lokal, tapi terlalu terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Saat menyerang, kami juga tidak bisa mematikan break point lawan,” ujar Risco, yang mengakui laga tersebut sejatinya menjadi kunci penting menuju final four.

Di sisi lain, kubu Jakarta Pertamina Enduro mensyukuri kemenangan tersebut. Asisten pelatih JEP, Armansyah Erwiandi Manganang, menegaskan timnya masih terus berbenah.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa menang 3-0. Tapi masih banyak yang harus dievaluasi karena perjalanan masih panjang. Mudah-mudahan ke depan kami bisa tampil lebih baik,” katanya.

Setter JEP, Khalisa Azilia Rahma, berharap kemenangan ini menjadi modal penting menatap laga-laga berikutnya.

“Target kami tentu ke final four dulu. Kemenangan ini menambah kepercayaan diri, meski kami tetap harus memperbaiki banyak hal seperti receive. Semua tim punya peluang yang sama,” ujarnya.

Sementara itu dari sektor putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi memastikan satu tiket ke final four Proliga 2026 usai menaklukkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi 3-0 (25-20, 27-25, 26-24). Dengan 13 poin, Bhayangkara tak mungkin lagi terkejar oleh Medan Falcons yang masih terpuruk di dasar klasemen.

Sebelumnya, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia juga telah lebih dulu memastikan langkah ke final four.

× Image