John Herdman Nilai Kualitas Pemain Timnas Indonesia Masuk Lima Besar Asia

SKOR.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan keyakinannya terhadap kualitas skuad Garuda saat ini. Menurutnya, kekuatan pemain yang dimiliki Indonesia sudah menempatkan Timnas Indonesia di jajaran elite Asia, setidaknya berada di lima besar jika melihat kedalaman dan potensi pool pemain.
Pernyataan tersebut disampaikan Herdman usai menilai komposisi pemain Timnas Indonesia dalam berbagai agenda internasional terbaru. Ia menilai bahwa era alasan soal keterbatasan talenta telah berakhir.
“Kami ingin menetapkan standar untuk masa depan kami. Membangun koneksi yang nyata di dalam tim adalah langkah awal yang penting. Ini adalah awal yang baik,” ucap Herdman, dikutip dari Youtube Timnas Indonesia.
“Saat ini tidak ada lagi alasan tentang kualitas talenta. Kesempatannya ada sekarang,” tegas Herdman.
Pelatih asal Inggris itu menilai kunci kekuatan Timnas Indonesia terletak pada kedalaman pemain tier satu dan dua, khususnya mereka yang bermain di kompetisi level atas, termasuk liga-liga elite Eropa dan level di bawahnya. Dalam konteks Asia, Herdman menilai Indonesia sudah sejajar dengan kekuatan mapan lainnya.
“Saya pikir kami berada di peringkat keempat atau kelima di AFC jika melihat kualitas pool pemain yang kami miliki,” jelasnya.
Herdman juga menyoroti fondasi pertahanan Timnas Indonesia yang kini semakin solid. Banyaknya pemain dengan karakter defensif kuat disebutnya sebagai modal utama untuk bersaing di level tertinggi Asia.
“Sebagai pelatih, Anda harus bekerja dengan apa yang Anda miliki. Jika kekuatan kami ada di sana, maka kami akan membangun tim di sekelilingnya,” kata Herdman.
Selain kualitas inti, turnamen internasional yang diikuti Indonesia juga menjadi sarana penting untuk memperluas basis pemain. Herdman menyebut ajang seperti FIFA Series yang akan digelar Maret nanti, sebagai kesempatan emas bagi pemain-pemain yang sebelumnya berada di pinggiran Timnas untuk unjuk kemampuan.
Menurutnya, selama ini Timnas sering bergantung pada pemain utama tier satu dan dua dalam agenda besar seperti AFC Cup dan kualifikasi Piala Dunia. Namun kini, Indonesia mulai memiliki kedalaman yang memungkinkan rotasi dan regenerasi berjalan seimbang.
“Ini adalah peluang nyata untuk membangun fondasi kuat bagi masa depan sepak bola Indonesia,” ujarnya.
“Saya berharap FIFA Series kali ini menghadirkan sekelompok pemain lapar, yang benar-benar ingin menunjukkan bahwa mereka pantas menjadi bagian dari perjalanan ini,” tambah eks pelatih Timnas Kanada itu.
Herdman juga menyinggung peran pemain diaspora yang kini memperkaya komposisi Timnas Indonesia. Meski membutuhkan waktu untuk menyatu, ia optimistis koneksi antarpemain akan semakin kuat seiring bertambahnya jam terbang bersama.
Pada siklus Piala Dunia sebelumnya, keterbatasan waktu menjadi kendala utama. Kini situasinya berbeda. Herdman menyebut Timnas Indonesia memiliki waktu dan momentum untuk membangun koneksi sejati, terutama untuk menghadapi laga-laga tandang yang menuntut mental dan kekompakan tinggi.
Tak hanya berbicara soal teknis, Herdman juga menaruh harapan besar pada dukungan suporter. Ia ingin Indonesia menjadi tempat yang paling sulit bagi lawan di Asia.
“Ini adalah Garuda yang baru,” katanya.
”Kami juga membutuhkan suporter dengan mindset baru. Kami ingin Indonesia menjadi tempat tersulit untuk bermain di Asia. Kami ingin setiap tim merasa gentar saat harus datang dan bermain di Indonesia,” tutup Herdman.
Sumber: Youtube Timnas Indonesia
