Kisah Timnas Futsal Vietnam 2 Kali Lolos Piala Dunia Futsal

SKOR.id - Mari menilik kembali kisah Timnas Futsal Vietnam yang pernah dua kali lolos ke Piala Dunia Futsal.
Timnas Futsal Vietnam adalah salah satu kekuatan besar di dunia futsal, khususnya untuk kawasan Asia Tenggara.
Saat ini mereka ada di posisi ke-20 dunia, ranking FIFA tertinggi mereka sepanjang sejarah.
Melihat ke belakang, Vietnam punya perjalanan panjang di dunia futsal, termasuk dua kali lolos ke Piala Dunia Futsal.
Piala Dunia Futsal 2016
Perjalanan dimulai saat pelatih Sergio Gargelli (Italia) mundur dari posisinya sebagai pelatih Vietnam, digantikan pelatih asal Spanyol, Bruno Garcia Formoso, pada 2014.
Saat itu Vietnam jadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2014, dan mereka berhasil lolos hingga babak perempat final.
Akan tetapi, prestasi terbaik mereka hadir dua tahun berselang di Piala Asia Futsal 2016 yang dihelat di Uzbekistan.
Vietnam secara mengejutkan mampu menang lawan Jepang di perempat final, lolos ke semifinal, sekaligus memastikan diri lolos ke Piala Dunia Futsal 2016, turnamen dunia pertama mereka.
Di Kolombia, Vietnam mampu menang 4-2 lawan Guatemala, dan kalah 1-7 dari Paraguay serta 0-2 dari Italia, tetapi tetap lolos ke fase gugur.
Di babak 16 besar, Vietnam kalah 0-7 dari Rusia dan harus angkat koper.
Sebagai pemanis, Vietnam mendapat penghargaan FIFA Fair-play Award di turnamen ini.
Piala Dunia Futsal 2021
Saat itu, Vietnam dilatih pelatih lokal, Pham Minh Giang, sejak 2019.
Vietnam lolos ke Piala Dunia Futsal 2021 usai bermain imbang 1-1 lawan Lebanon di babak playoff kualifikasi, dan unggul gol tandang.
Di babak grup, usai kalah 1-9 dari Brasil, Vietnam menang 3-2 lawan Panama, dan imbang 1-1 lawan Republik Ceko, membuat mereka finis sebagai salah satu peringkat tiga terbaik dan lolos ke fase gugur.
Sayang seperti edisi sebelumnya, Vietnam juga harus rela tersingkir di babak 16 besar.
Lagi-lagi mereka bertemu Rusia di babak ini, negara yang mengalahkan mereka 0-7 lima tahun sebelumnya.
Di edisi 2021, Vietnam berbenah dan "hanya" kalah 2-3, meski tetap harus rela angkat koper.
Sumber: Wikipedia
