Home > Badminton

Tiwi/Fadia Sebut Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Modal Mereka

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena diraih oleh pasangan yang terbilang baru dipasangkan.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti Sumber:PBSI
Pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti Sumber:PBSI

SKOR.id - Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses meraih gelar juara usai menumbangkan wakil China, Bao Li Jing/Li Yi Jing, dalam laga final Thailand Masters yang berlangsung sengit dengan skor 15-21, 21-15, 21-18.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena diraih oleh pasangan yang terbilang baru dipasangkan, namun mampu langsung menunjukkan chemistry dan mental juara di turnamen level internasional.

Pada pertandingan final tersebut, Tiwi/Fadia harus bekerja keras setelah kehilangan gim pertama. Mereka mengakui tampil terburu-buru di awal laga sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan China yang lebih dulu menemukan pola permainan terbaiknya.

“Alhamdulillah senang sekali bisa juara, apalagi dengan pasangan baru dan bisa bermain dengan baik di sini. Ini akan jadi modal untuk kami di pertandingan ke depannya,” ujar Amallia Cahaya Pratiwi seusai laga.

Tiwi, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa di gim pertama mereka terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Banyak error yang terjadi dan membuat lawan lebih nyaman mengembangkan permainan. Namun, ia menegaskan bahwa kekalahan di gim awal tidak membuat mereka kehilangan keyakinan.

“Prinsip kami walaupun di game pertama kalah tetapi tidak menutup kemungkinan bisa ambil di game selanjutnya,” tambahnya.

Memasuki gim kedua, perubahan strategi dan ketenangan bermain menjadi kunci kebangkitan pasangan Indonesia. Mereka tampil lebih sabar, meminimalkan kesalahan sendiri, dan mampu mengontrol tempo pertandingan. Momentum tersebut berlanjut hingga gim penentuan, di mana Pratiwi/Fadia tampil lebih percaya diri dalam reli-reli panjang dan situasi poin krusial.

Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas gelar ini. Ia mendedikasikan kemenangan tersebut untuk jajaran pelatih dan tim ganda putri Pelatnas PBSI yang terus memberikan dukungan penuh kepada para pemain, khususnya pasangan-pasangan baru.

“Gelar ini kami dedikasikan untuk Coach Karel dan Coach Nitya serta tim ganda putri Pelatnas PBSI, karena kami pasangan baru semua. Semoga hasil ini bisa memacu teman-teman untuk lebih percaya diri lagi ke depannya,” ujar Fadia.

Bagi Fadia, gelar ini juga menjadi momen istimewa karena ia kembali meraih titel di Thailand Masters, setelah sebelumnya juara bersama Lanny pada edisi tahun lalu. Kini, ia kembali naik podium tertinggi dengan partner berbeda.

“Motivasi terbesar kami untuk pertandingan kali ini, kami satu tujuan sama-sama mau juara. Kami tidak memandang ini level berapa, dimanapun kami dikirim kami harus selalu kasih yang terbaik,” tegas Fadia.

Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi sektor ganda putri Indonesia sekaligus modal berharga bagi Tiwi/Fadia untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

× Image