Home > Other Sports

Bandung bjb Tandamata Enggan Jemawa Awali Putaran Kedua

Bandung bjb Tandamata langsung menantang juara bertahan JPE di GOR Tri Dharma, Minggu (1/2/2026).
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Bandung bjb Tandamata siap menjalani seri Gresik Proliga 2026. (Foto: Dok. Bandung bjb Tandamata/Grafis: Skor.id)
Bandung bjb Tandamata siap menjalani seri Gresik Proliga 2026. (Foto: Dok. Bandung bjb Tandamata/Grafis: Skor.id)

SKOR.id - Seri Gresik menjadi titik awal perjalanan Bandung bjb Tandamata dalam mengarungi putaran kedua babak reguler Proliga 2026.

Pada laga perdana putaran ini, tim bola voli putri kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut langsung dihadapkan pada ujian berat dengan menantang juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di GOR Tri Dharma, Minggu (1/2/2026) pukul 13.00 WIB.

Dalam situasi ini, Bandung bjb Tandamata dituntut tampil fokus dan konsisten jika ingin membuka peluang lolos ke babak final four—sebuah capaian yang belum pernah mereka raih dalam dua musim terakhir secara beruntun.

Pada Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata harus mengakhiri babak reguler di posisi kelima. Di bawah arahan Alim Suseno, mereka mengoleksi 18 poin hasil dari enam kemenangan dan enam kekalahan, kalah bersaing dari Jakarta Popsivo Polwan (JPP), Jakarta BIN, JPE, serta Jakarta Electric PLN (JEP).

Sementara itu, di musim 2025, performa mereka kembali belum optimal. Di bawah asuhan Samsul Jais, Bandung bjb Tandamata finis di peringkat keenam dengan 16 poin dari lima kemenangan dan tujuh kekalahan, tertinggal dari JPP, JPE, JEP, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP), dan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM).

Manajer tim Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M.Si, menegaskan bahwa kunci untuk membuktikan timnya masih layak diperhitungkan musim ini adalah konsistensi di setiap pertandingan. Ia mengakui bahwa performa pada putaran pertama belum sepenuhnya memuaskan, terutama dari sisi mental dan stabilitas permainan.

“Kekuatan tim dan akuisisi pemain di putaran pertama memang belum memberikan hasil maksimal, khususnya dalam hal konsistensi dan mental, baik pemain muda maupun pemain asing,” ujar Asep dalam evaluasinya.

Inkonsistensi juga masih terlihat dari dua pemain asing Bandung bjb Tandamata, Anastasia Guerra dan Sonaly Cidrao. Keduanya kerap tampil gemilang di satu laga, namun belum mampu menjaga performa di pertandingan berikutnya.

“Contohnya di seri terakhir, mereka bermain sangat baik saat menghadapi JPE, tetapi mengalami penurunan ketika melawan GPP. Kami terus berupaya memotivasi para pemain muda agar lebih percaya diri dan memperkuat soliditas tim,” tambah Asep.

Meski demikian, Asep menegaskan kepercayaannya terhadap komposisi tim saat ini dan memilih untuk tidak melakukan bongkar-pasang pemain pada putaran kedua. Menurutnya, skuad yang ada hanya membutuhkan sentuhan lanjutan untuk meningkatkan daya gedor, kekuatan mental, dan konsistensi permainan.

“Mudah-mudahan tim pelatih sudah menemukan formula yang tepat untuk memperbaikinya,” harap Asep, seraya menyatakan dukungan penuh kepada jajaran pelatih yang dipimpin Risco Herlambang Matulessy.

Selain aspek mental, variasi permainan menjadi fokus utama Risco dalam menghadapi putaran kedua. Tantangan besar menanti karena setelah berhadapan dengan JPE di Gresik, Bandung bjb Tandamata akan langsung melawan JEP di Malang pada pekan berikutnya. Pada putaran pertama, pertemuan dengan dua tim kuat tersebut berlangsung ketat dan tak lepas dari faktor keberuntungan. Bandung bjb Tandamata kalah dramatis 2-3 dari JEP di Medan, namun berhasil membalas dengan kemenangan 3-2 atas JPE di Bandung.

“Kami fokus ke Gresik dulu. Malang nanti menyusul. Di Gresik kami akan tetap bermain all out seperti di Bandung, meski situasinya jelas berbeda karena sekarang bukan laga kandang. Pertamina pasti sudah mempelajari permainan kami, dan kami pun sudah menyiapkan pola baru. Kami tidak ingin kecolongan lagi seperti saat melawan GPP, di mana kami kalah karena kesalahan sendiri. Bismillah, target kami tiga poin di Gresik,” tegas Risco dengan optimisme tinggi.

Pelatih Timnas Bola Voli Putri 2022 itu menambahkan, tidak ada instruksi khusus bagi pemain karena setiap laga akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun, ia tak menampik bahwa aspek mental—terutama pemain muda—masih menjadi pekerjaan rumah.

“Mental pemain muda memang harus terus diingatkan karena mudah naik turun. Akan ada trik khusus ketika kami sudah unggul poin untuk menjaga fokus mereka. Kami akan berjuang keras demi lolos ke final four, karena kami yakin together we’re stronger,” ujarnya.

Dalam catatan pertemuan, Bandung bjb Tandamata masih unggul atas JPE dengan rasio kemenangan 6-4 dari 10 laga terakhir. Bahkan, dua kemenangan diraih secara beruntun pada dua pertemuan terakhir. Kendati demikian, middle blocker Shintia ‘Shin Shin’ Alliva Mauludina menegaskan bahwa timnya tidak boleh jemawa, mengingat inkonsistensi masih kerap muncul saat menghadapi tim-tim kuat.

“Kami masih kesulitan menjaga fokus, terutama saat sudah unggul atau tertinggal jauh. Secara psikologis, kadang kami terburu-buru ingin cepat menyelesaikan pertandingan sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Karena itu, saya selalu berusaha memahami strategi lawan lewat analisis saat dan setelah video meeting sebelum pertandingan,” ungkap pemain berusia 22 tahun tersebut.

Seri Gresik sendiri menjadi seri yang istimewa. Selain menutup putaran pertama babak reguler Proliga 2026 pada 29–30 Januari, seri ini juga sekaligus membuka putaran kedua pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Meski masih menyisakan satu laga terakhir melawan JLM di putaran pertama, GPP telah memastikan diri sebagai juara putaran pertama dengan koleksi 15 poin.

Sementara itu, JPE berada di posisi kedua dengan sembilan poin sebelum menghadapi MFN di Gresik, Jumat (30/1/2026) pukul 19.00 WIB. Bandung bjb Tandamata menempati peringkat ketiga dengan sembilan poin, namun berpotensi turun ke posisi keempat jika JEP berhasil mengalahkan JPP pada laga Jumat sore pukul 16.00 WIB. JEP sendiri telah mengoleksi delapan poin, sementara JPP baru mengantongi enam poin.

Di sektor putra, Jakarta LavAni masih kokoh di puncak klasemen dengan 12 poin dari empat pertandingan usai seri Bandung. Jakarta Bhayangkara menyusul di posisi kedua dengan tujuh poin, diikuti Putra Jakarta Garuda dengan lima poin dan Surabaya Samator dengan dua poin—keduanya baru memainkan tiga laga. Medan Falcons masih menjadi juru kunci dengan satu poin dari empat pertandingan.

× Image