Home > National

Peluang Maarten Paes Jadi Kiper Utama di Ajax Amsterdam

Peluang kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, terbuka menjadi pilihan utama di Ajax Amsterdam.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berpeluang jadi pilihan utama Ajax Amsterdam. (Grafis: Jovi Arnanda/Skor.id)
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berpeluang jadi pilihan utama Ajax Amsterdam. (Grafis: Jovi Arnanda/Skor.id)

SKOR.id - Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan. Kiper Timnas Indonesia itu dikabarkan selangkah lagi merapat ke Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim dingin. Menariknya, kepindahan ini bukan sekadar pelengkap skuad—Paes justru berpeluang besar langsung merebut status kiper nomor satu de Godenzonen.

Ajax disebut telah mencapai kesepakatan dengan FC Dallas untuk menebus Paes. Penjaga gawang berusia 27 tahun itu bakal dikontrak jangka panjang selama 3,5 tahun hingga 2029. Kontrak panjang ini menjadi sinyal kuat bahwa Ajax melihat Paes sebagai investasi penting untuk masa depan, bukan sekadar solusi sementara.

Situasi di bawah mistar Ajax saat ini membuka jalan lebar bagi Paes. Kiper utama mereka musim ini adalah Vitezslav Jaros. Meski sudah tampil 22 kali di semua kompetisi, performa Jaros belum sepenuhnya meyakinkan. Ia telah kebobolan 36 gol dan baru mencatatkan lima clean sheet. Yang lebih krusial, Jaros hanya berstatus pinjaman dari Liverpool dan kontraknya akan berakhir di penghujung musim.

Artinya, Ajax membutuhkan sosok kiper yang bisa diandalkan dalam jangka panjang—dan di sinilah Maarten Paes masuk dalam gambaran besar klub.

Pilihan lain yang dimiliki Ajax adalah Remko Pasveer. Namun faktor usia menjadi kendala utama. Kiper senior Belanda itu kini sudah berusia 42 tahun dan sulit untuk terus tampil reguler. Musim ini, Pasveer baru bermain tujuh kali dengan catatan 17 kali kebobolan tanpa satu pun clean sheet. Bahkan, laporan terbaru menyebut Pasveer tengah mempertimbangkan hengkang dan kembali ke klub lamanya, Heracles, demi membantu mereka lolos dari ancaman degradasi.

Jika Pasveer benar-benar angkat kaki dan Jaros kembali ke Liverpool, maka Ajax praktis membutuhkan sosok kiper utama baru. Dalam kondisi itu, Maarten Paes berada di posisi yang sangat ideal.

Paes datang dengan usia matang untuk seorang penjaga gawang. Di usia 27 tahun, ia berada di fase puncak karier dan masih punya ruang berkembang. Meski musim lalu sempat terganggu cedera, Paes tetap tampil 23 kali bersama FC Dallas, mencatatkan tiga clean sheet dan mengoleksi pengalaman berharga di MLS. Statusnya sebagai kiper Timnas Indonesia dengan 10 caps juga menambah nilai plus dari segi mental bertanding di level internasional.

Bagi Ajax yang tengah berusaha kembali ke jalur juara, kehadiran Paes bisa menjadi tambahan kekuatan krusial di lini belakang. Saat ini, tim asuhan Fred Grim masih bersaing di papan atas Eredivisie. Ajax menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan 37 poin, tertinggal dari PSV Eindhoven dan Feyenoord. Selain itu, mereka juga masih berkiprah di Liga Champions meski sudah tersingkir dari Piala KNVB.

Dengan kebutuhan mendesak akan kiper masa depan, situasi kompetitor yang belum sepenuhnya stabil, serta dukungan kontrak jangka panjang, peluang Maarten Paes untuk langsung menjadi pilihan utama Ajax Amsterdam terbilang sangat realistis. Meski beberapa media Belanda juga menyebut Paes hanya akan menjadi pilihan kedua, lantaran Ajax juga sedang memburu kiper lainnya untuk menjadi pilihan utama di bawah mistar.

× Image