Home > Badminton

Indonesia Masters 2026: Jafar/Felisha Tak Bisa Sembunyikan Kegembiraan Lolos ke Semifinal

Jafar/Felisha menundukkan wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dalam pertarungan sengit di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Jafar/Felisha di BAC 2025 Sumber: SKOR.id
Jafar/Felisha di BAC 2025 Sumber: SKOR.id

SKOR.id - Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu tak mampu menyembunyikan kebahagiaan mereka usai memastikan tiket semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026. Pasangan ganda campuran Indonesia itu melakukan selebrasi dengan melompat di lapangan setelah menundukkan wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dalam pertarungan sengit di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Jafar/Felisha harus melalui laga dramatis berdurasi 70 menit sebelum mengamankan kemenangan dengan skor 13-21, 22-20, 21-16. Hasil ini menjadi semifinal pertama mereka di turnamen level Super 500 tersebut, sekaligus pencapaian istimewa tampil di hadapan publik sendiri.

Felisha mengakui pertandingan berjalan tidak mudah sejak awal. Ia menilai pola permainan yang diterapkan Gicquel/Delrue sempat membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan. “Enggak mudah, karena lawan bermain baik, sangat baik. Pola yang mereka terapkan sempat menyulitkan kami. Keluar dari pola mereka itu enggak mudah juga. Tapi puji Tuhan dengan daya juang, komunikasi, dan rasa enggak mau kalah yang tinggi, pelan-pelan kami bisa keluar dari tekanan dan mengontrol jalannya pertandingan sampai selesai dengan kemenangan,” ujarnya.

Pada gim pertama, Jafar/Felisha kesulitan menerapkan pola permainan dan tertinggal cukup jauh setelah interval. Tekanan bertubi-tubi dari pasangan Prancis membuat mereka kehilangan kendali tempo. Memasuki gim kedua, Jafar/Felisha sempat unggul 17-13, namun lawan mampu mengejar hingga memaksa setting. Dalam momen krusial tersebut, pasangan Indonesia tampil lebih agresif dan akhirnya merebut gim kedua 22-20 untuk memaksakan rubber game.

Di gim penentuan, kepercayaan diri Jafar/Felisha semakin meningkat. Mereka terus menggempur pertahanan Gicquel/Delrue dan memaksa rotasi lawan menjadi tidak rapi. Gicquel beberapa kali dipaksa berlari ke berbagai sudut lapangan untuk mengembalikan serangan cepat yang dibangun Jafar/Felisha.

“Di game pertama setelah interval mereka mempercepat tempo permainan dan mengurung kami terus. Kami juga kalah angin, tenaga tangan kurang kuat. Lawan benar-benar menyerang terus, kami tertekan dan bingung keluar dari situasi ini,” kata Jafar. “Tapi kami melihat ini masih bisa dimenangkan, jangan gampang menyerah. Di game kedua kami lebih mengontrol dan mengalihkan Gicquel karena pergerakan tangannya bagus banget. Di game ketiga pun sama, kami buat dia lari-lari terus,” tambahnya.

Sementara itu, Jafar/Felisha menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang lolos ke semifinal. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil harus terhenti di perempat final setelah kalah dari unggulan kedua asal China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, dengan skor 20-22, 21-14, 19-21.

× Image