Home > Liga TopSkor

Liga TopSkor Sukoharjo 2026, Persaingan Makin Sengit di Pekan-Pekan Terakhir

Secara umum kompetisi Liga TopSkor Sukoharjo 2026 tinggal menyisakan tiga pekan.
Image
-Sumargo -Pangestu Editor : Sumargo Pangestu
Cover berita Liga TopSkor Sukoharjo. (Grafis: Wiryanto/Liga TopSkor)
Cover berita Liga TopSkor Sukoharjo. (Grafis: Wiryanto/Liga TopSkor)

SKOR.id - Tidak terasa penyelenggaraan Liga TopSkor Sukoharjo 2026 memasuki pekan-pekan terakhir. Secara umum kompetisi tinggal menyisakan tiga pekan, kendati ada beberapa tim yang punya satu partai tunda.

Musim ini Liga TopSkor Sukoharjo, baik U-14 maupun U-16 sama-sama diikuti sebanyak 16 tim dan dimulai sejak awal November tahun lalu. Dengan penyelenggaraan satu grup dan single round robind, setiap tim bermain sebanyak 15 kali dalam semusim.

Di KU-14 sementara ini puncak klasemen ditempati PFA Sukoharjo dengan koleksi 31 poin. Jumlah poin itu didapat dari 11 pertandingan, dengan perincian 10 kali menang dan 1 kali seri.

Persaingan jadi juara di KU-14 masih panas, karena selisih poin PFA dengan tim di bawahnya terbilang rapat. Di peringkat kedua ada MARS Solo dengan 31 dari 12 pertandingan, SKO Surakarta 30 poin dari 12 pertandingan di posisi ketiga, dan Zettle Mayer dengan 26 poin dari 12 pertandingan di peringkat keempat.

Dari lima besar klasemen papan atas itu hanya PFA Sukoharjo dan SKO Surakarta yang tercatat belum pernah mengalami kekalahan. Maka itu menarik untuk ditunggu persaingan pada pekan-pekan terakhir mendatang.

Skuad Fortuna FC masih berpeluang untuk tampil sebagai juara Liga TopSkor Sukoharjo 2026 karena persaingan papan atas yang masih sengit, terutama di pekan-pekan terakhir (Foto: LTS Sukoharjo)
Skuad Fortuna FC masih berpeluang untuk tampil sebagai juara Liga TopSkor Sukoharjo 2026 karena persaingan papan atas yang masih sengit, terutama di pekan-pekan terakhir (Foto: LTS Sukoharjo)

Sementara di penyelenggaraan KU-16, SKO Surakarta masih kokoh di puncak klasemen. Mereka mengumpulkan 31 poin dari 12 pertandingan, dengan catatan 10 kali menang dan 1 kali seri.

Di peringkat kedua ada PFA Sukoharjo dengan 30 poin. Jumlah poin itu dihasilkan dari 9 kali menang dan 3 kali seri.

Sedangkan peringkat ketiga hingga kelima diduduki Fortuna FC, Samba Persada FC, dan R2 Solo. Peluang mereka untuk menjadi juara juga masih terbuka karena selisih poin dengan tim di atasnya tidak begitu jauh.

Di sisi lain, Coach Tommy Haryanto yang merupakan putra daerah Sukoharjo menilai kehadiran Liga TopSkor di wilayah ini mampu menggairahkan pembinaan usia muda. Dengan berkompetisi di Liga TopSkor yang sudah berusia 15 tahun ini, bakat-bakat pemain dari seluruh daerah bisa terpantau.

“Para pelatih dengan menangani tim di kompetisi, membuat mereka harus sabar. Dalam arti jangan pernah bosan mempersiapkan tim dan terus mematangkan teknik-teknik dasar bermain kepada para pemain di sebuah liga, bukan turnamen, seperti Liga TopSkor,” kata Coach Tommy yang merupakan bagian dari tim kepelatihan timnas usia muda.*

Tim Peserta U-14

PFA Sukoharjo, MARS Solo, SKO Surakarta, Zettle Mayer, Samba Persada FC, Jupiter United FC, KKO Esperodi, R2 Solo, Surakarta FA, PS Ster Solo, JFA Wonogiri, KFC Sragen, PSS Sukoharjo, FS17 FA, Halilintar FC, Persigapon FC

Tim Peserta U-16

SKO Surakarta, PFA Sukoharjo, Fortuna FC, Samba Persada, R2 Solo, Zettle Mayer, PSS Sukoharjo, Bina Nusantara, Jupiter United FC, FS17 FA, Surakarta FA, Puslat Pandanaran, Halilintar FC, Jawara IFA DBB, Puslat EBS, Sukoharjo SS

× Image