Kilas Balik 2002, Saat Indonesia Pertama Kali Jadi Tuan Rumah Piala Asia Futsal

SKOR.id - Indonesia akan menjadi tuan rumah dari Piala Asia Futsal 2026 atau AFC Futsal Asian Cup 2026 yang digelar pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026 di Jakarta.
Faktanya, ajang edisi ke-18 itu bukan kali pertama bagi Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Melainkan menjadi yang kedua setelah pertama kali terjadi pada edisi 2002.
Piala Asia Futsal 2002 merupakan turnamen edisi keempat, yang kala itu masih bertitel AFC Futsal Championship (baru berubah menjadi AFC Futsal Asian Cup per 2022).
Penyelenggaraan itu sekaligus menjadi kali pertama Timnas futsal Indonesia tampil pada ajang tersebut, walaupun kiprahnya tidak bisa jauh hanya sebatas penyisihan grup.
Piala Asia Futsal 2002 dipusatkan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, masih diikuti 14 negara atau tim nasional futsal (saat ini 16), berlangsung pada 22-30 Oktober 2002.
Sejatinya peserta semula ada 15, namun Timnas futsal Turkmenistan batal ambil bagian sehingga salah satu grup hanya berisikan empat tim (Grup B), selebihnya terdapat lima tim.
Timnas futsal Indonesia masuk dalam Grup C bersama dengan Jepang, Kuwait, Kirgiztan, dan Cina. Garuda finis pada peringkat empat yang membuat langkahnya terhenti.
Skuad kala itu memang baru terbentuk dan berisikan para pemain sepak bola, bukan atlet profesional futsal, seraya Francis Wewengkang, Vennard Hutabarat, dan Rachmat Afandi.
Timnas futsal Indonesia sejatinya mengawali kiprahnya dengan menang 6-0 atas Cina. Namun setelahnya takluk dari Jepang dan Kuwait, 1-5 dan 2-3, lalu seri 3-3 lawan Kirgiztan.
Untuk Grup A diisi Timnas futsal Thailand, Korea Selatan, Irak, Bahrain, dan Brunei Darussalam. Sedangkan pada Grup B terdapat Iran, Uzbekistan, Taiwan, dan Malaysia.
Timnas futsal Iran akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Jepang dengan skor 6-0 di final. Untuk perebutan peringkat ketiga, Thailand menang 4-2 atas Korea Selatan.
Sepanjang Piala Asia Futsal 2002, terdapat 307 gol yang tercipta dari 34 laga. Tidak ada duel yang berakhir tanpa gol, skor paling besar 20-1 saat Irak lawan Brunei Darussalam.
Timnas futsal Iran menjadi tim yang paling banyak mencetak gol yakni 61 gol, yang 38 di antaranya tercipta pada fase grup (sekaligus menjadi yang tersubur pada babak penyisihan).
Pivot Timnas futsal Iran, Vahid Shamsaei, pun keluar sebagai top skor, jadi pemain tersubur dengan mencetak 26 gol. Untuk pemain terbaik, ada Anucha Munjarem dari Thailand.
Dari penyelenggaraan tersebut, Timnas futsal Indonesia jadi langganan tampil di Piala Asia Futsal hingga empat edisi selanjutnya, namun tidak lolos pada penyelenggaraan 2007.
