Home > Badminton

Sabar/Reza Kalah, Indonesia Sisakan 2 Wakil di Perempat Final India Open 2026

Harapan Indonesia membawa pulang gelar dari India Open 2026 tinggal Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
India Open 2026, turnamen BWF World Tour Super 750, berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada 13-18 Januari 2026. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
India Open 2026, turnamen BWF World Tour Super 750, berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada 13-18 Januari 2026. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari India Open 2026 kini hanya bergantung kepada dua wakil saja.

Itu menyusul gugurnya ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di babak 16 besar, Kamis (15/1/2026).

Menghadapi pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, mereka kalah 15-21, 13-21.

Sabar/Reza memang tak mampu mengeluarkan kemampuan terbaik pada laga tersebut, selalu tertekan dalam dua gim yang dimainkan.

"Hari ini kami mainnya tidak bisa keluar dari tekanan, touch saya dan Reza juga sangat tidak dapat di lapangan jadi tidak bisa berbuat banyak. Mau mengubah pola pun cukup sulit dengan kondisi situasi di lapangan yang berangin," kata Sabar.

"Siapa yang pegang permainan depan duluan, itu yang sangat menguntungkan di turnamen ini," tambahnya.

Kecewa karena tak bisa melaju jauh, peraih medali emas SEA Games 2025 ini bertekad bangkit dan tampil lebih baik di Indonesia Masters 2026, pekan depan.

Dukungan penuh dari penggemar bulu tangkis tanah air diharapkan memberi mereka energi lebih besar.

"Kami berharap di Indonesia Masters 2026 minggu depan bisa lebih baik daripada turnamen sebelumnya. Karena main di Istora, banyak juga pendukung yang hadir jadi kami mau dapat hasil maksimal," ujar Reza.

Adapun dua wakil Indonesia yang tersisa ada di sektor tunggal, yakni Jonatan Christie (putra) dan Putri Kusuma Wardani (putri).

Jojo melaju mulus usai mengandaskan pemain Jepang, Yushi Tanaka, 21-15, 21-19. Pada babak perempat final, dia sudah dinanti wakil Prancis, Christo Popov.

"Bertemu Christo Popov akan seru, saya menantikan pertandingan besok. Dia pemain yang bagus, pemain kidal lagi," kata Jojo.

"Pemain kiri itu biasanya punya kelebihan sendiri. Saya harus lebih siap dan harus siap capek karena dia juga tidak gampang mati, tidak gampang dimatikan juga," lanjutnya.

Sementara, Putri lolos usai memenangi pertarungan tiga set melawan tunggal Denmark, Line Hojmark Kjaersfeldt. Sempat kalah di gim pertama, dia comeback dan menutup laga dengan skor 15-21, 21-9, 21-18.

Berikutnya, tantangan berat sudah menunggu. Putri kembali bersua tungga putri nomor satu dunia, An Se-young, sosok yang belum pernah dikalahkannya.

"Saya akan mencoba mengeluarkan semua permainan yang dipunya. Semoga rezekinya bisa ngalahin dia besok. Modal bagus bisa curi satu gim di World Tour Finals kemarin," ujar pebulu tangkis kelahiran Tangerang itu.

Sumber: PBSI

× Image