Real Madrid Disingkirkan Tim Kasta Kedua dari Copa del Rey, Alvaro Arbeloa Soroti Hal Ini

SKOR.id - Debut Álvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid langsung diwarnai rasa sakit. Menyusul, mereka harus tersingkir dari Copa del Rey 2025-2026.
Itu setelah, mereka dikalahkan tim Segunda Division (kompetisi kasta kedua Liga Spanyol), Albacete, dengan skor 2-3, pada babak 16 besar di Stadion Carlos Belmonte, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini bukan hanya menjadi hasil buruk, tetapi juga pukulan emosional bagi klub yang tak pernah menoleransi kegagalan.
“Di klub ini, hasil imbang saja sudah buruk, bahkan bisa dianggap tragedi. Apalagi kekalahan seperti ini. Rasanya menyakitkan dan saya yakin semua fans juga terluka, terlebih ketika kekalahan itu terjadi melawan tim dari divisi yang lebih rendah. Kami tahu betapa sulitnya setiap tim bisa menyulitkan, dan kami sudah melihatnya saat melawan Talavera. Mulai sekarang kami harus memperbaiki diri,” ujar Arbeloa, dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih anyar Los Blancos itu tak mencari kambing hitam. Ia secara terbuka mengambil tanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan tersebut, mulai dari susunan pemain hingga pendekatan taktik.
Arbeloa menegaskan bahwa kekalahan ini sepenuhnya berada di pundaknya. Dengan waktu persiapan yang sangat singkat, ia mengakui para pemain belum mampu menerjemahkan semua instruksinya di lapangan.
“Kalau ada yang harus disalahkan, itu saya. Semua keputusan adalah tanggung jawab pelatih,” tegasnya.
Meski begitu, Arbeloa tetap memuji sikap skuadnya. Menurutnya, para pemain menunjukkan keinginan untuk menang dan berjuang hingga akhir, meski hasil tak berpihak.
Alih-alih larut dalam kekecewaan, Arbeloa melihat hasil ini sebagai titik awal untuk membangun timnya.
“Saya tidak takut gagal. Kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Real Madrid harus segera bangkit, memperbaiki kondisi fisik, serta mengembalikan ketajaman permainan jelang laga LaLiga berikutnya di Santiago Bernabéu.
Sorotan untuk Vinícius Jr.
Dalam kekalahan tersebut, Vinícius Jr. tetap mendapat pujian khusus dari sang pelatih. Arbeloa menilai winger Brasil itu menunjukkan karakter pemimpin dengan bermain penuh, berani mengambil tanggung jawab, dan tak pernah bersembunyi di saat tim tertekan.
“Itulah Vini yang saya inginkan. Jika Real Madrid ingin juara, kami butuh versi terbaik darinya,” ucap Arbeloa.
Meski tersingkir, Arbeloa menegaskan ambisi Real Madrid tak berubah. LaLiga dan Liga Champions tetap menjadi target utama musim ini.
“Kami adalah klub pemenang dan kami hanya melihat ke depan,” tutupnya.
Sumber: Situs Resmi Real Madrid
