Home > World

Piala Afrika 2025: Senegal Tantang Maroko di Final

Maroko dan Senegal dipastikan berjumpa pada final Piala Afrika 2025 yang akan digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Minggu (18/1/2026) nanti.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Maroko dan Senegal memastikan tempat di final Piala Afrika 2025. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Maroko dan Senegal memastikan tempat di final Piala Afrika 2025. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Final impian tersaji di Piala Afrika 2025. Tuan rumah Maroko dipastikan berjumpa Senegal di partai puncak setelah kedua tim menyingkirkan lawan-lawan tangguh pada babak semifinal. Duel ini diprediksi menjadi salah satu final paling panas dalam sejarah Piala Afrika.

Maroko melangkah ke final dengan cara dramatis. Atlas Lions harus bekerja ekstra keras selama 120 menit sebelum akhirnya menundukkan Nigeria lewat adu penalti dengan skor 4-2. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Prince Moulay Abdullah, Rabat, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, Maroko tampil disiplin, solid, dan kembali menunjukkan mental baja yang membuat mereka sulit ditaklukkan sepanjang turnamen.

Di sisi lain, Senegal memastikan tempat di final usai menaklukkan Mesir dengan skor tipis 1-0 di Stadion Tangier Grand, Tangier, dini hari tadi WIB.

Gol tunggal kemenangan Senegal dicetak Sadio Mané pada menit ke-78. Ini menjadi final ketiga Senegal dalam empat edisi terakhir Piala Afrika. Konsistensi Senegal di level tertinggi benua Afrika pun kembali terbukti.

Usai pertandingan, Sadio Mane tak bisa menutupi rasa senangnya bisa kembali membawa Senegal melaju ke final.

“Sejak awal, kami melakukannya bersama-sama. Kami menghindari kesalahan individu dan pelanggaran yang tidak perlu. Saya pikir kami mengelola pertandingan dengan baik dari awal hingga akhir dan secara keseluruhan pantas menang. Soal final, semua tim sangat luar biasa. Kita lihat nanti, dan kami akan berusaha siap, terutama untuk memberikan yang terbaik,” tegas eks pemain Liverpool itu, dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

Hal senada juga dituturkan pelatih Senegal, Pape Thiaw. Dia pun mengakui kemenangan atas Mesir diraih timnya dengan tidak mudah.

“Para pemain saya sangat bertekad untuk memenangkan pertandingan dan determinasi itu terlihat jelas di lapangan. Saya memberi apresiasi kepada Mesir karena mereka bermain sangat baik dan memberi kami laga yang sulit. Sekarang kami akan fokus mempersiapkan final dan memberikan seluruh perhatian untuk itu,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih Mesir, Hossam Hassan, tetap bangga terhadap performa para pemainnya meski harus menerima kenyataan pahit gagal melaju ke final.

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya bangga karena mereka telah membela bendera Mesir dan rakyat Mesir dengan penuh keberanian. Senegal bermain sangat baik dan saya tidak bisa mengurangi apa pun dari mereka hari ini,” tutur Hossam Hassan.

Final Maroko vs Senegal bukan sekadar perebutan trofi. Maroko datang dengan ambisi besar mencatatkan gelar kedua Piala Afrika dalam sejarah mereka, terlebih dengan status tuan rumah. Sementara itu, Senegal membawa misi mempertahankan dominasi dan mengukuhkan diri sebagai kekuatan utama sepak bola Afrika dalam beberapa tahun terakhir.

Laga final sendiri dijadwalkan akan digelar di Stadion Prince Moulay Abdullah, Rabat, Minggu (18/1/2026) malam waktu setempat. Sedangkan perebutan tempat ketiga yang mempertemukan Mesir vs Nigeria bakal diselenggarakan di Stadion Mohammed V, Casablanca, Sabtu (17/1/2026) petang waktu setempat.

Sumber: CAF

× Image