Home > Sneakers

Adidas Bangkitkan Sepatu Legendaris Lionel Messi

Adidas meluncurkan kembali F50 TUNiT dengan sentuhan modern yang pernah mencuri perhatian saat dipakai Messi pada 2006.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi. (Grafis: Yusuf/Skor.id)
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi. (Grafis: Yusuf/Skor.id)

SKOR.id - Adidas kembali membuat geger dunia sepak bola. Pabrikan asal Jerman itu resmi menghidupkan kembali salah satu sepatu paling ikonik sepanjang masa, F50 TUNiT, dalam edisi spesial yang terinspirasi langsung dari Lionel Messi muda di Piala Dunia 2006.

Sepatu ini bukan sekadar rilisan ulang biasa. adidas F50 TUNiT x Messi hadir sebagai simbol kejayaan masa lalu yang dipadukan dengan teknologi modern. Aura tahun 2006 terasa sangat kental, saat Messi pertama kali mencuri perhatian dunia dengan sepatu F50 TUNiT di kakinya.

Dua dekade berselang, adidas membayar nostalgia tersebut lewat Messi 2026 TUNiT. Desainnya setia pada versi original, dengan upper kulit putih yang dipermanis garis lengkung abu-abu khas TUNiT di sisi lateral. Sentuhan warna Lucid Lemon, Team Royal Blue, dan Lucid Aquamarine membuat tampilannya tetap segar dan agresif, tanpa menghilangkan DNA klasiknya.

Menariknya, meski F50 TUNiT dulu identik dengan sistem soleplate bongkar-pasang, Messi justru dikenal lebih memilih versi khusus dengan outsole tetap.

Kini, adidas mengawinkan desain legendaris tersebut dengan soleplate F50 modern, menghadirkan sepatu ringan, cepat, dan responsif sesuai tuntutan sepak bola masa kini.

Tak hanya mengandalkan nostalgia, F50 TUNiT edisi terbaru ini juga mulai dipakai generasi penerus Argentina. Wonderkid berusia 18 tahun, Franco Mastantuono, yang kini memperkuat Real Madrid, terlihat sudah menjajal sepatu ini saat sesi latihan. Sebuah simbol estafet dari Messi sebagai legenda ke calon bintang masa depan.

Kembalinya F50 TUNiT jelas bukan sekadar rilis produk, melainkan pernyataan. adidas seakan ingin menegaskan bahwa warisan Messi bukan hanya tentang trofi dan gol, tetapi juga tentang ikon budaya sepak bola yang terus hidup lintas generasi.

Sumber: Soccer Bible

× Image