Kontradiksi Persiku di Championship 2025-2026: Ancaman Degradasi dan Gelar Top Skor

SKOR.id - Terdapat kontradiksi dalam keikutsertaan Persiku Kudus pada Championship 2025-2026 hingga jelang menyelesaikan putaran kedua kompetisi.
Championship 2025-2026 sudah menyelesaikan pekan ke-15, artinya tersisa tiga gameweek lagi sebelum memasuki putaran ketiga kompetisi yang akan menentukan.
Dari persaingan yang tersaji, terdapat hal menarik dari kiprah Persiku. Ada kontradiksi sebab saat tim berada dalam ancaman degradasi, pemainnya malah bisa bersinar.
Adalah Igor Henrique da Silva Costa yang sejatinya baru menjalani musim perdananya di sepak bola Indonesia, tetapi bisa mencuat hingga masuk jajaran tersubur.
Striker asal Brasil itu mampu menciptakan 15 gol dari 13 pertandingan yang dijalani atau 1.125 menit main, yang artinya mencetak gol setiap 75 menit bertanding.
Catatan itu membuat Igor Henrique memimpin daftar perebutan gelar top skor atau pencetak gol terbanyak Championship 2025-2026, meninggalkan para pesaingnya.
Hanya empat pemain yang bisa mencetak dua digit gol (10 atau lebih). Sebagai pesaing terdekat terdapat Gustavo Tocantins yang menciptakan 12 gol untuk PSS Sleman.
Kemudian ada Connor Flynn-gillespie dan Adilson Silva yang sama-sama telah mencatatkan 11 gol dalam membela Persiraja Banda Aceh dan Adhyaksa FC musim ini.
Terlepas dari rapor golnya, Igor Henrique juga mempunyai statistik penampilan yang baik, ikut terlibat dalam permainan tim dan tak segan turut membantu pertahanan.
Ia melepas 44 tembakan, 26 di antaranya tepat sasaran. Terdapat 239 umpan yang diberikan dan akurat 168 operan. Melakukan dua tekel, delapan intersep, 14 sapuan.
Sebagai ujung tombak, striker berusia 27 tahun ini baru sekali terkena offside. Ia melakukan 22 pelanggaran dan belum pernah merasakan kartu; kuning atau merah.
Kendati begitu, kontradiksi terjadi pada hasil yang didapatkan Persiku. Catatan impresif Igor Henrique tidak sejalan dengan pencapaian tim berjuluk Macan Muria itu.
Saat sang pemain berpeluang mendapat gelar individu, timnya malah berada dalam ancaman degradasi karena kesulitan mendapatkan kemenangan sejauh musim ini.
Persiku ada di peringkat kedelapan klasemen sementara Grup 2 Championship 2025-2026 dengan koleksi 11 poin, atau posisi ketiga dari bawah, tepat di atas zona merah.
Macan Muria hanya unggul lima poin dari Persipal Palu yang menempati tempat terbawah (punya 6 poin) dan tiga poin dari PSIS Semarang pada peringkat kesembilan.
Tim yang bermarkas di Stadion Wergu Wetan, Kudus, itu hanya mendapatkan tiga kemenangan dan dua kali seri dari 15 laga yang sudah dijalani, ada 10 kekalahan.
Dalam produktivitas gol, mereka memang bisa melampaui tim-tim di atasnya dengan mencetak 20 gol, namun angka kebobolannya terburuk ketiga dengan 27 gol.
