PSSI Ingin Belajar dari Liga TopSkor untuk Kompetisi Usia Muda

SKOR.id - Anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengaku Liga TopSkor bisa menjadi kiblat kompetisi akar rumput di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Arya Sinulingga saat menghadiri acara opening ceremony Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Pada kesempatan itu, Arya Sinulingga juga berterima kasih kepada Liga TopSkor yang terus konsisten menggelar kompetisi untuk membina pesepak bola grassroots.
"Kita harus belajar, PSSI harus belajar banyak juga dari kompetisi Liga TopSkor, untuk membuat kompetisi juga di grassroots. Ok, kita memang ada (piala) Soeratin tetapi di grassroots belum ada secara skala nasional," ujar Arya Sinulingga.
"TopSkor ini adalah liga yang levelnya sampai seluruh nasional, jadi kami terima kasih sekali karena ada tempat untuk anak-anak ini bisa dibina," jelasnya.
Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 diketahui berhasil menembus rekor sebagai peserta terbanyak dari yang pernah ada, yakni 297 peserta. 
Sebagai informasi, Liga TopSkor Greater Jakarta musim ini mempertandingkan delapan kelompok usia, yakni U-10, U-11, U-12, U-13, U-14, U-15, U-16, dan U-17.
Arya Sinulingga pun merasa terkesan dengan kompetisi Liga TopSkor yang sudah berjalan hingga 15 tahun.
"Tadi sudah dapat data jelas ya, bahwa ada 15 pemain yang membela Timnas U-17 kemarin dari Liga TopSkor, ada juga 13 pemain yang memperkuat Timnas U-23 yang berangkat dari Liga TopSkor juga," kata Arya.
"Dan Liga TopSkor juga mempunyai database (pemain), ini juga sangat bagus, karena kelemahan kita juga ada di database, maka ini jadi penting bagi kita bahwa kalau kita mempunyai database dari awal jadi kita tahu mana pemain yang menjadi bibit-bibit unggul ke depannya," tuturnya.
Menurut Arya Sinulingga dengan pengalaman yang sudah dijalankan oleh Liga TopSkor ini bisa menjadi tolok ukur PSSI untuk mengembangkan kompetisi usia muda.
"Jadi dengan jumlah peserta yang banyak, buat liga seperti ini, harusnya banyak yang bisa kita lakukan dan kami dari PSSI jujur harus belajar sama teman-teman dari Liga TopSkor yang telah membuat capaian seperti ini dan konsisten," ungkap Arya.
"Kita harus banyak belajar dan bisa banyak hal yang kita adopsi dari Liga TopSkor sehingga bisa diterapkan di seluruh Indonesia," pungkasnya.
