Prince Naseem Hamed Murka! Film Giant Disebut Fiksi Hollywood, Legenda Tinju Inggris Siap Bongkar Kebenaran

SKOR.id - Prince Naseem Hamed akhirnya angkat suara. Legenda tinju Inggris itu meluapkan kemarahannya terhadap film terbaru berjudul Giant yang mengangkat kisah hidupnya. Film tersebut sudah mulai tayang di bioskop pada 9 Januari 2026.
Alih-alih menjadi potret jujur perjalanan sang juara dunia, Hamed justru menuding film tersebut sebagai fiksi Hollywood yang jauh dari kenyataan.
“Saya tidak pernah dimintai pendapat. Cerita ini ditulis berdasarkan imajinasi mereka,” tegas Hamed dalam kunjungannya ke London pekan ini seperti dikutip Daily Mail.
Mantan petinju flamboyan itu bahkan berjanji akan meluruskan sejarah lewat sebuah film dokumenter yang mengungkap kisah hidupnya versi asli.
Hamed menyoroti bagaimana film gagal menggambarkan realitas jelang duel ikonik melawan Marco Antonio Barrera pada 7 April 2001. Saat itu, Hamed berlatih di Palm Springs, California—di rumah mewah milik mendiang Bill Crosby—sementara Barrera mempersiapkan diri secara keras di kamp dataran tinggi Big Bear.
Kontras persiapan itu, menurut Hamed, menjadi salah satu faktor kekalahan satu-satunya dalam karier 37 pertandingannya. “Saya tahu peluang saya kecil, tapi saya sudah menunggu Barrera terlalu lama untuk mundur,” ungkapnya.
Film Giant banyak menyorot keretakan hubungan Hamed dengan pelatih legendarisnya, Brendan Ingle. Namun, Hamed menyebut penggambaran tersebut menyesatkan dan tidak adil.
“Film itu membuat saya terlihat jahat. Padahal yang menghancurkan hubungan kami adalah keserakahan,” kata Hamed.
Ia mengungkap fakta soal kesepakatan lama yang mengikatnya pada potongan 20 persen penghasilan sejak usia enam tahun—hal yang menurutnya tak masuk akal.
Meski begitu, Hamed tetap mengakui peran besar Ingle dalam membentuk fondasi kariernya. “Dia memberi saya dasar-dasarnya. Tapi bakat dan kekuatan itu saya yang lahir dengan itu,” ujarnya.
Kritik lain diarahkan pada minimnya adegan pertarungan penting dalam film. Momen ikonik seperti KO atas Steve Robinson atau duel brutal melawan Kevin Kelley di Madison Square Garden hanya ditampilkan sekilas. Bahkan laga kontra Barrera—pertarungan paling menentukan dalam hidupnya—nyaris tak digarap secara mendalam.
Padahal, gaya bertinju Hamed yang penuh provokasi, tangan turun, dan KO eksplosif itulah yang menjadikannya ikon global.
Siap Kembali ke Publik
Kini hidup damai bersama keluarga, Hamed mengaku tak ingin tenggelam dalam kontroversi. Namun ia menegaskan satu hal: Kebenaran harus disampaikan.
“Saya paham cara Hollywood bekerja. Tapi dunia harus tahu bagaimana saya benar-benar menggemparkan dunia tinju,” tegasnya.
Legenda itu juga mulai kembali muncul ke publik—baik mendukung putranya yang menapaki dunia tinju maupun menekuni golf.
Sumber: Daily Mail
