Home > La Liga

Kemenangan Bersejarah Real Madrid, Pemain Akademi Cetak 5 Gol di Laga yang Sama

Pemain akademi Real Madrid, La Fabrica, mencetak lima gol di laga yang sama saat melawan Real Betis.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Pemain jebolan akademi Real Madrid, Raul Asencio (kiri) dan Gonzalo Garcia. (Foto: La Liga/Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
Pemain jebolan akademi Real Madrid, Raul Asencio (kiri) dan Gonzalo Garcia. (Foto: La Liga/Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Awal tahun 2026 berjalan manis untuk Real Madrid, mereka meriah kemenangan telak 5-1 menghadapi Real Betis pada lanjutan La Liga 2025-2026 di Stadion Santiago Bernabeu.

Kemenangan ini penting bagi Real Madrid untuk menjaga jarak dengan Barcelona yang masih memimpin di puncak klasemen La Liga 2025-2026.

Tak hanya itu, pesta gol 5-1 ke gawang Real Betis ini, sekaligus menjadi kemenangan bersejarah bagi Real Madrid.

Gonzalo Garcia mencatatkan tiga gol di pertandingan tersebut, ia membukukan perfect hat-trick, yaitu satu sundulan, satu gol dari kaki kanan, dan satu dari kaki kiri.

Pemain terakhir Real Madrid yang sempat melakukannya adalah Rodrygo, ketika berhadapan dengan Galatasaray di ajang Liga Champions musim 2019-2020.

Sementara itu di ajang La Liga, Cristiano Ronaldo menjadi pemain Real Madrid terakhir yang mencatatkan perfect hat-trick, yaitu saat melawan Real Sociedad di musim 2017-2018.

Selain catatan hat-trick Gonzalo Garcia, Real Madrid juga menambahkan gol melalui Raul Asencio dan Fran Garcia.

Artinya, kelima gol Los Blancos ke gawang Real Betis berasal dari pemain Spanyol, sekaligus lulusan akademi klub, La Fabrica, sesuatu yang jarang terjadi.

Untuk pertama kalinya Real Madrid mencetak lima gol melalui para pemain Spanyol dalam satu laga di ajang La Liga.

Pemain Real Madrid, Gonzalo Garcia. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id).
Pemain Real Madrid, Gonzalo Garcia. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id).

Perlu mundur hingga ke musim 2001-2002, ketika Fernando Morientes mencetak lima gol dalam kemenangan 7-0 atas Las Palmas, sedangkan gol lain dicetak Zinedine Zidane dan satu gol bunuh diri.

Satu tahun sebelumnya pada musim 2000-2001, ada contoh yang lebih mendekati, ketika Raul (dua gol, Guti, Fernando Hierro, dan Ivan Helguera, bersama-sama mencetak lima gol ketika menang 5-0 atas Deportivo Alaves.

Namun, jika mencari laga di mana terakhir kali Real Madrid mencetak lima gol melalui para pemain jebolan akademi, maka harus mundur lebih jauh hingga 25 November 1989.

Kala itu Los Blancos menang telak 7-2 atas Real Zaragoza di kandang sendiri.

Gol-gol Real Madrid kala itu diceploskan Martin Vazquez (dua gol), Michel, Manolo Sanchis, dan Emilio Butragueno, empat pemain yang tergabung dalam generasi legendaris, Quinta del Buitre, dua gol lainnya dicetak Hugo Sanchez.

Kini 37 tahun berlalu, La Fabrica kembali mengulang sejarah tersebut di skuad utama Real Madrid.

Meski banyak melahirkan pemain bertalenta di abad ke-21, tak banyak yang mampu bertahan di klub sekaligus menjadi pencetak gol.

Kini Real Madri dmemiliki Gonzalo Garcia yang baru berusia 21 tahun, yang dapat berkontribusi di lini serang.

Sementara itu Fran Garcia dan Raul Asencio punya kontribusi defensif untuk tim.

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menanggapi tentang statistik kelima pencetakgol adalah pemain lulusan akademi.

"Ini statistik yang luar biasa bahwa kelima gol dicetak oleh pemain muda. Ini kabar sangat baik karena menunjukkan kerja hebat yang dilakukan akademi dan karena para pemain yang lulus dari sana selalu memberi kontribusi," ujar Xabi Alonso.

"Dalam kasus Gonzalo dan hat-trick-nya, saya sangat senang untuknya. Ini kemenangan kandang yang penting dan pantas, dan memulai tahun seperti ini memberi kami dorongan besar," ujarnya menambahkan.

Sumber: LaLiga

× Image