Home > Esports

Faker Sejajarkan Diri dengan Son Heung-min

Faker Jadi Atlet Esports Pertama Raih Medali Olahraga Tertinggi Korea Selatan
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Player Esports League of Legends asal Korea Faker, mendapatkan penghargaan Blue Dragon Medal. Sumber:Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id
Player Esports League of Legends asal Korea Faker, mendapatkan penghargaan Blue Dragon Medal. Sumber:Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id

SKOR.id - Lee Sang-hyeok, yang lebih dikenal secara global dengan nama Faker, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah.

Legenda hidup League of Legends tersebut resmi menjadi atlet esports pertama yang menerima penghargaan olahraga tertinggi Korea Selatan, yakni Cheongryong (Blue Dragon) Medal of Sports.

Penghargaan prestisius itu diserahkan langsung oleh Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, dalam acara resepsi Tahun Baru yang digelar pada Jumat di Cheong Wa Dae State Guest House. Momen ini tidak hanya menjadi pencapaian personal bagi Faker, tetapi juga tonggak penting bagi pengakuan esports sebagai bagian dari olahraga elit di Korea Selatan.

Medal of Sports merupakan bentuk apresiasi tertinggi negara kepada individu yang dinilai berjasa besar dalam pengembangan olahraga, peningkatan kebugaran nasional, serta penguatan reputasi Korea Selatan di mata dunia.

Penghargaan ini terbagi dalam lima tingkatan: Cheongryong, Maengho, Geosang, Baekma, dan Girin, dengan Cheongryong sebagai kelas tertinggi. Sebelumnya, medali ini hanya diberikan kepada ikon olahraga tradisional seperti Son Heung-min (sepak bola), Kim Yuna (seluncur indah), Park Chan-ho (bisbol), dan Park Se-ri (golf).

Terpilihnya Faker sebagai penerima Cheongryong Medal menegaskan besarnya dampak yang telah ia berikan, bukan hanya di ranah esports, tetapi juga terhadap citra Korea Selatan di kancah internasional. Keputusan ini sekaligus menandai perubahan paradigma, di mana esports kini dipandang sejajar dengan cabang olahraga konvensional.

Faker memulai karier profesionalnya pada 2013 bersama SK Telecom T1. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi simbol dominasi dan konsistensi di dunia kompetitif League of Legends. Sepanjang kariernya, ia telah meraih 10 gelar domestik LCK dan mencetak sejarah dengan enam gelar juara dunia, termasuk titel terbarunya di League of Legends World Championship tahun lalu—sebuah rekor yang belum tertandingi.

Pengaruh Faker juga melampaui panggung profesional. Pada Asian Games Hangzhou 2023, ia tampil membela tim nasional Korea Selatan dan sukses mempersembahkan medali emas, kontribusi yang semakin mengukuhkan perannya dalam meningkatkan prestise negara.

Dengan pencapaian ini, Faker tidak hanya mengukir sejarah pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi generasi atlet esports berikutnya. Penghargaan Cheongryong Medal menjadi simbol bahwa esports kini telah diakui sebagai pilar penting dalam dunia olahraga Korea Selatan, dengan Faker berdiri sebagai ikon utamanya.

× Image