Home > Esports

Bigetron Esports Lepas Enam Pemain Divisi HOK

Keputusan ini langsung mengundang berbagai reaksi dari komunitas, mengingat Bigetron sebelumnya dikenal cukup serius dan aktif dalam membangun kekuatan
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Cover Bigetron by Vitality Sumber:Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id
Cover Bigetron by Vitality Sumber:Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id

SKOR.id - Bigetron Esports kembali menjadi sorotan publik esports Tanah Air setelah secara mengejutkan mengumumkan perpisahan dengan enam pemain dari divisi Honor of Kings (HoK) mereka. Keputusan ini langsung mengundang berbagai reaksi dari komunitas, mengingat Bigetron sebelumnya dikenal cukup serius dan aktif dalam membangun kekuatan untuk bersaing di skena kompetitif HoK, baik di tingkat regional maupun internasional.

Pengumuman perpisahan tersebut disampaikan melalui kanal resmi organisasi, tanpa penjelasan detail mengenai alasan di balik keputusan besar ini. Keenam pemain yang dilepas merupakan bagian penting dari proyek Bigetron di Honor of Kings, yang sebelumnya digadang-gadang akan menjadi salah satu divisi unggulan mereka di masa depan. Oleh karena itu, langkah ini dinilai cukup mengejutkan, terutama bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan tim sejak awal.

Dengan hengkangnya enam pemain tersebut, Bigetron Esports kini hanya menyisakan satu nama yang masih bertahan di divisi Honor of Kings, yaitu ZhangQ. Kehadiran ZhangQ sebagai satu-satunya pemain aktif membuat kondisi divisi HoK Bigetron berada dalam situasi yang tidak biasa. Hal ini memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari kemungkinan perombakan total roster hingga potensi pembekuan sementara divisi tersebut.

Hingga saat ini, manajemen Bigetron Esports belum memberikan pernyataan lanjutan terkait rencana mereka ke depan. Tidak ada konfirmasi apakah Bigetron akan segera membangun ulang roster dengan pemain baru, mempertahankan divisi dengan pendekatan berbeda, atau justru memilih untuk mundur sementara dari skena kompetitif Honor of Kings. Ketidakjelasan ini membuat publik dan komunitas HoK terus menantikan kabar resmi dari salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia tersebut.

Sebagai organisasi dengan reputasi besar dan pengalaman panjang di berbagai judul game kompetitif, langkah Bigetron tentu tidak diambil tanpa pertimbangan matang. Faktor performa tim, strategi jangka panjang, hingga dinamika internal kerap menjadi alasan di balik keputusan besar seperti perombakan roster. Meski demikian, tanpa penjelasan resmi, semua kemungkinan masih terbuka.

Ke depan, menarik untuk melihat arah yang akan diambil Bigetron Esports terkait divisi Honor of Kings mereka. Apakah ini menjadi awal dari era baru dengan susunan pemain yang sepenuhnya berbeda, atau justru menjadi sinyal perubahan fokus organisasi ke divisi lain, waktu yang akan menjawab. Satu hal yang pasti, keputusan ini menandai babak penting dalam perjalanan Bigetron di skena Honor of Kings.

× Image