Nafari Beri Penjelasan Soal Bubarnya Todak Gaming

SKOR.id - Keputusan bubarnya Todak sebagai salah satu organisasi legendaris di kancah Mobile Legends: Bang Bang Malaysia akhirnya mendapat penjelasan lebih jelas dari sosok yang berada langsung di dalam tim. Nafari, mantan pelatih Todak, mengungkapkan fakta tersebut dalam sebuah livestream di kanal YouTube pribadinya beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, Nafari menegaskan bahwa keputusan pembubaran Todak sebenarnya sudah direncanakan sejak jauh hari, bahkan sebelum MPL Malaysia Season 16 resmi dimulai.
Menurut Nafari, manajemen Todak telah menyampaikan secara terbuka kepadanya sejak awal bergabung bahwa musim tersebut akan menjadi musim terakhir organisasi tersebut di MPL Malaysia. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan bubar bukanlah sesuatu yang mendadak atau dipicu oleh satu faktor saja, melainkan hasil dari perencanaan jangka panjang.
“Sebenernya, guys, gua udah tahu Todak bubar tuh dari pas gua baru masuk. Dari sebelum season dimulai pun Todak udah ngasih tahu. Itu tuh last season mereka,” ungkap Nafari dalam livestream tersebut. Pernyataan ini sekaligus membantah berbagai spekulasi yang berkembang di komunitas, mulai dari isu performa tim, konflik internal, hingga masalah finansial yang disebut-sebut menjadi penyebab utama.
Nafari juga menegaskan bahwa dengan status “last season” tersebut, seluruh tim—baik pemain maupun staf—sudah memiliki kesadaran bahwa mereka sedang menjalani perjalanan terakhir bersama Todak. Hal ini membuat MPL MY Season 16 memiliki makna emosional tersendiri bagi semua pihak yang terlibat. Setiap pertandingan dijalani bukan hanya sebagai kompetisi biasa, tetapi juga sebagai penutup dari sebuah era panjang Todak di skena Mobile Legends Malaysia.
Todak sendiri dikenal sebagai salah satu organisasi paling berpengaruh di Asia Tenggara, khususnya di Malaysia. Nama Todak sempat menjadi simbol kekuatan MLBB Malaysia di berbagai turnamen internasional, termasuk keikutsertaan mereka di ajang M-Series. Oleh karena itu, kabar bubarnya Todak sempat mengejutkan banyak penggemar dan menimbulkan rasa kehilangan yang besar.
Dengan penjelasan dari Nafari, publik kini mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Bubarnya Todak bukanlah akibat kegagalan sesaat, melainkan keputusan strategis yang telah dipertimbangkan matang oleh manajemen. Meski demikian, warisan Todak di dunia esports Malaysia tetap akan dikenang, baik melalui prestasi yang pernah diraih maupun kontribusinya dalam membesarkan ekosistem Mobile Legends di kawasan tersebut.
