Profil Ratchaburi FC, Lawan Persib yang Diperkuat Pemain Terkaya di Dunia

SKOR.id - Klub Thailand, Ratchaburi FC, dipastikan menjadi lawan Persib Bandung pada babak 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026 (ACL 2 2025-2026). Itu berdasarkan hasil undian yang dilakukan AFC di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (30/12/2025) siang WIB.
Kedua tim yang berada di Wilayah Timur, akan memainkan babak ini dalam dua leg. Untuk leg pertama akan digelar antara 11 dan 12 Februari 2026, sedangkan leg kedua diselenggarakan pada 17 dan 18 Februari 2026.
Pemenang laga tersebut bakal menghadapi pemenang pertandingan Pohang Steelers vs Gamba Osaka di babak perempat final, yang juga akan berlangsung dalam dua leg pada Maret 2026.
Lantas, seperti apa profil dari Ratchaburi FC? Berikut ulasannya:
Ratchaburi FC adalah salah satu klub papan atas di Thailand saat ini. Pada musim lalu, klub yang kini dilatih oleh eks striker Timnas Thailand, Worrawoot Srimaka, itu berhasil finis di posisi keempat Thai League 1. Posisi itu yang membuat mereka berhak mendapatkan jatah tampil di ACL 2 2025-2026.
Pada musim ini, Ratchaburi sementara berada di posisi kedua klasemen Thai League 1. Itu setelah mereka mengoleksi 29 poin dari 15 laga yang telah dijalani.
Tercatat, klub yang baru didirikan pada 2004 ini pernah menjadi juara Thai Division 1 League (sekarang Thai League 2, alias kompetisi kasta kedua Thailand) pada 2012. Selain itu pernah menggenggam juara Piala FA Thailand pada 2016.
Bicara perjalanan mereka di ACL 2 musim ini, klub berjulukan The Dragons ini lolos ke babak 16 besar dengan status runner-up Grup F. Mereka melaju setelah mengumpulkan sembilan poin dari enam pertandingan yang telah dijalani, dengan rincian hasil meraih tiga kemenangan dan menderita tiga kekalahan.
Dihuni Pemain Terkaya Dunia
Jika berbicara soal materi pemain, Ratchaburi dihuni para pemain berpengalaman Thailand yang pernah atau masih masuk daftar pemain Timnas tim Negeri Gajah Putih. Di antaranya ada kapten tim, Jakkaphan Kaewprom, Adisorn Promrak, Siwakorn Jakkuprasat, hingga Kevin Deeromram.
Mereka juga diperkuat delapan pemain asing. Menariknya, salah satu pemain asing mereka pernah dinobatkan sebagai pesepak bola terkaya di dunia. Adalah pemain sayap asal Brunei Darussalam, Faiq Bolkiah, yang berstatus sebagai pemain terkaya dunia tersebut. Pada 2018 lalu, media besar Spanyol, Marca, menulis bahwa kekayaan Faiq Bolkiah mengalahkan nama tenar seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Pada usianya yang saat itu baru menginjak 19 tahun, Faiq Bolkiah ditaksir memiliki kekayaan mencapai $20 miliar (sekitar Rp334 triliun).
Itu tidak terlepas dari statusnya yang merupakan anggota keluarga Kerajaan Brunei Darussalam. Sekadar informasi, Faiq Bolkiah adalah putra dari Pangeran Jefri Bolkiah, dan juga keponakan dari Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah.
Pada musim ini, pemain berusia 27 tahun itu baru dimainkan dalam tiga pertandingan di semua ajang kompetisi yang diikuti Ratchaburi, dan telah mengemas satu gol.
Selain Faiq Bolkiah, deretan pemain asing Ratchaburi dihuni oleh Gabriel Mutombo (bek/Prancis), Sidcley (bek/Brasil), Jeremy Jimmy Theophile Corinus (bek/Martinique), Pedro Tanausu Dominguez Placeres alias Tana (gelandang/Spanyol), Jesse Curran (gelandang/Filipina), Njiva Rakotoharimalala (winger/penyerang/Madagaskar), Denilson Pereira Junior (penyerang/Brasil), dan Guilherme Ferreira Pinto alias Negueba (penyerang/Brasil).
Melihat peta kekuatan Ratchaburi tersebut, menarik untuk menunggu apakah Persib bisa mengatasinya dan mencetak sejarah lagi di pentas kompetisi antarklub Asia, atau justru langkah mereka bakal terhenti.
