Home > Liga Inggris

Kemenpora Kerja Sama dengan KPK demi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas

Image
I Gede Ardy Estrada
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. (Hendy Andika/Skor.id)

SKOR.id - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Menpora Dito Ariotedjo kolaborasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran lembaga yang dipimpinnya tersebut.

Itu disampaikannya dalam jumpa pers dengan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (25/7/2023).

"Setelah rapat koordinasi bersama dengan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pak Pahala Nainggolan pagi ini, ingin saya tegaskan kembali bahwa ini merupakan suatu komitmen yang dari awal saya dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di mana kita sudah menyuarakan bahwa saya ingin menjalankan pemerintahan ini secara akuntabilitasnya tinggi dan juga transparan," ujar Dito dilansir dari situs Kemenpora.

Sebenarnya, Kemenpora tidak hanya bekerja sama dengan KPK. Demi menjaga setiap kegiatan selalu dalam koridor peraturan yang benar, termasuk penyelenggaraan multi-event besar, berbagai lembaga penegak hukum turut serta dilibatkan.

Mulai dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Bdan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga Kejaksaan Agung. Kini kerja sama dengan KPK mempertegas komitmen Menpora Dito meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Menpora RI, Dito Ariotedjo, saat membuka FORNAS VII 2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, Minggu (2/7/2023). (M. Yusuf/Skor.id)
Menpora RI Dito Ariotedjo. (Dede S. Mauladi/Skor.id)

"Jadi ini langkah-langkah komitmen saya untuk memastikan pengelolaan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga ini insyaallah aman dan semoga selalu diselamatkan dan dijauhkan dari praktek korupsi dan juga mal-administrasi," tuturnya.

Selain penegasan komitmen, ada masukan berharga dari KPK tentang Aplikasi Wasping, yang saat ini sudah digunakan, dapat disempurnakan.

Aplikasi yang dirancang untuk mengurangi interaksi langsung dengan pihak-pihak penerima bantuan, diharapkan membantu secara obyektif setiap penilaian proposal dan laporan penggunaannya.

"Masukan dari Pak Deputi KPK itu disempurnakan, jadi yang sekarang baru dapat diketahui pihak cabor dan Kemenpora, nantinya bisa dibuka ke publik. Jadi publik benar-benar bisa melihat aliran dana itu berapa dan buat apa dan ini tadi kita juga sepakat dan setuju kalau bisa paling lama dalam waktu bulan depan sudah dilaunching ke publik," kata Menpora Dito.

Sementara Pahala Nainggolan sebagai wakil KPK menyampaikan ucapan terima kasih atas respons positif Menpora Dito Ariotedjo dan jajaran Kemenpora atas berbagai usaha pencegahan korupsi.

"Terima kasih karena respons sangat positif, kita ingin segera dari Kemenpora meningkat transparansi, dan untuk aplikasi yang ada tinggal disempurnakan agar publik dapat mengetahui dan turut memantau," kata Pahala.

× Image