Prancis Kurangi Tiket Gratis Upacara Pembukaan Olimpiade 2024

SKOR.id - Pemerintah Prancis melalui Menteri Olahraga, Amelie Poudea-Castera, merevisi jumlah tiket gratis menonton Olimpiade Paris 2024.
Kejuaraan multiolahraga terbesar di dunia, Olimpiade, dijadwalkan berlangsung di Paris, Prancis, pada 26 Juli hingga 11 Agustus 2024.
Paris 2024 sebagai panitia pelaksana hajatan terbesar olahraga berencana menggelar upacara pembukaan Olimpiade yang tidak biasa.
Mereka tidak akan menggunakan stadion utama sebagai venue upacara pembukaan, tak berkaca pada pembukaan Olimpiade yang telah digelar. Olimpiade 2024 akan menggelar arak-arakan kapal di atas Sungai Seine yang membawa atlet peserta kejuaraan selama defile.
Panitia menaksir akan ada sekitar 600 ribu penonton yang akan memadati kiri dan kanan Sungai Seine untuk menyaksikan sejarah upacara pembukaan Olimpiade 2024.
Para penonton diperkirakan akan memadati berbagai titik mulai dari Pont d’Austerlitz menuju Pont d’Iena.
Oleh karena itu, Prancis sebagai tuan rumah awalnya berencana membagi-bagikan tiket gratis menonton upacara pembukaan Olimpiade 2024. Jumlahnya pun fantastis, 500 ribu buah, untuk penggemar olahraga dan warga Prancis.
Alasan utama pembagian tiket gratis tersebut tentu saja demi memeriahkan acara upacara pembukaan Olimpiade 2024 berlangsung.
Akan tetapi, baru-baru ini, pemerintah Prancis melalui Menteri Olahraga Amelie Poudea-Castera mengumumkan akan mengurangi jumlah tiket gratis tersebut.
Amelie Poudea-Castera mengatakan bahwa jumlah tiket gratis upacara pembukaan Olimpiade 2024 akan dikurangi menjadi hanya 400 ribu saja.
Sekitar 200 ribu tiket sisanya akan dijual dengan harga mulai dari 90 Euro (Rp1,45 juta) hingga 2.700 Euro (Rp43,49 juta).
Harga tersebut lantas mendapat kecaman dari berbagai pihak yang menganggapnya terlalu mahal untuk tiket upacara pembukaan Olimpiade yang tidak biasa.
Walaupun begitu, Amelie Poudea-Castera berpendapat bahwa harga tersebut cukup layak mengingat besarnya gengsi Olimpiade tahun depan.
"Kami akan menghadirkan puluhan ribu orang yang akan menonton gratis upacara pembukaan," kata Amelie Poudea-Castera dilansir dari Inside The Games.
"Hanya tiket dengan tarif yang lebih rendah yang akan dibayar oleh pembeli tiket berjumlah 100 ribu orang. Sisanya masih akan didiskusikan lagi."
"Sepertinya hanya akan ada 400 ribu (tiket gratis), semuanya akan kami konfirmasi dalam beberaa hari ke depan."
