Flandy Limpele Hengkang, PBSI Sayangkan Cara yang Kurang Elegan

- Flandy Limpele resmi keluar dari tim kepelatihan pelatnas Indonesia.
- Alex Tirta menyayangkan keputusan Flandy Limpele yang dinilai kurang elegan ketika keluar dari pelatnas.
- Kesepakatan awal PBSI dan Flandy Limpele tidak pernah bahas status pelatih utama ganda campuran senior.
SKOR.id - Rabu (1/3/2023), Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membenarkan kabar keluarnya Flandy Limpele dari staf kepelatihan pelatnas Cipayung.
Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, mengatakan pihaknya sangat menghormati keputusan Flandy Limpele yang memilih hengkang ke timnas utama Hong Kong.
"Pertama-tama, saya menghormati keputusan coach Flandy yang memilih meninggalkan pelatnas Cipayung untuk melatih ke negara lain," kata Alex Tirta dalam rilis PBSI.
Karier Flandy di PBSI terbilang singkat karena baru bergabung pada April 2022 dan memutuskan hengkang pada Februari 2023.
Selama sekitar satu tahun di PBSI, Flandy Limpele menangani ganda campuran pratama nasional.
Menurut rumor yang beredar, Flandy menikmati status pelatih pratama tetapi juga rindu mendampingi atlet senior di berbagai ajang BWF World Tour.
Apalagi setelah kursi pelatih ganda campuran senior PBSI kosong sepeninggal Nova Widianto ke Malaysia pada Desember 2022.
Sayangnya, PBSI memberikan posisi tersebut kepada Amon Sunaryo dan Flandy tetap bertahan di ganda campuran pratama.
Alex Tirta pun mengaku cukup kecewa dengan keputusan Flandy yang dinilai kurang elegan dan takut menghadapi tantangan dalam membina pemain pratama untuk naik kelas.
"Dia sepertinya takut dan tidak berani menerima tantangan membina pemain-pemain muda sektor ganda campuran di pelatnas pratama yang tantangannya jauh lebih berat dibanding melatih pemain yang sudah jadi," ujar Alex.
"Soal keputusannya tiba-tiba melatih ke negara lain, rasanya itu juga kurang fair. Dia tidak pernah memberitahukan ke PBSI pada bulan-bulan sebelumnya."
"Tahu-tahu dengan diam-diam dia menerima pinangan negara lain dan kemudian baru mengirim surat pengunduran diri."
Lebih lanjut, Alex Tirta menegaskan bahwa komitmen awal PBSI merekrut Flandy Limpele adalah guna menangani ganda campuran pratama.
Tidak pernah ada pembicaraan mengenai status Flandy untuk menggantikan posisi Nova di ganda campuran senior.
"Sesuai komitmen awal saat coach Flandy datang bergabung ke Pelatnas Cipayung pada awal tahun 2022, dia memang bersedia diberi tanggung jawab sebagai pelatih pelatnas pratama," ujarnya.
"Bahkan dari awal, tidak pernah ada pembicaraan atau janji PBSI akan menarik dia sebagai kepala pelatih pelatnas utama."
"Dia mungkin lupa, coach Flandy sendiri juga sudah berkomitmen dan bersedia untuk melatih pemain-pemain muda di pelatnas pratama."
"Dia juga belum membuktikan hasil polesannya. Belum ada prestasi besar yang bisa dibanggakan untuk diberi kepercayaan sebagai pelatih kepala pelatnas utama."
Alex juga membantah isu yang menyebut bahwa PBSI tidak menggaji para pelatih dengan layak.
Menurutnya, gaya para pelatih mengalami kenaikan yang lebih besar di tahun 2023.
"Jadi tidak benar kalau PBSI disebut tidak berkomitmen untuk menaikkan pendapatan pelatih. Semua pelatih penghasilannya bertambah di tahun 2023 ini," kata Alex Tirta tegas.
