Home > Balap

Indonesia Harus Tertunduk di Kompetisi PES SEACL1, tapi Sisi Positif Muncul

Image
Gangga Basudewa

  • SEACL mengusung format baru di tahun 2021 setelah batal bergulir musim lalu yakni 3 game, yaitu 1v1, COOP 2v2 dan 1v1.
  • Tim Garuda PES hanya berhasil menempati peringkat ketiga pada hasil akhir kompetisi SEACL 2021.
  • Empat wakil dari Indonesia harus kalah dari Vietnam yang menjadi juara dan Malaysia di peringkat kedua.

SKOR.id - Kompetisi SEACL yang kembali bergulir di tahun 2021 ini berakhir kurang manis untuk Indonesia.

SEACL mengusung format baru di tahun 2021 setelah batal bergulir musim lalu yakni 3 game, yaitu 1v1, COOP 2v2 dan 1v1.

Kompetisi antar komunitas online yang gulirkan oleh Liga1PES sejak 2015 ini berakhir kurang memuaskan untuk indonesia.

Dengan kualifikasi hanya mengambil pemain non pro dan belum punya pengalaman level internasional, harus belum baik didapat oleh tim Garuda PES.

Tim Garuda PES hanya berhasil menempati peringkat ketiga pada hasil akhir kompetisi SEACL 2021.

Empat wakil dari Indonesia harus kalah dari Vietnam yang menjadi juara dan Malaysia di peringkat kedua.

Meski berakhir kurang memuaskan namun ada manfaat yang diharapkan bisa terus muncul dari adanya SEACL ini.

"Kami mengharapkan melalui SEACL bisa menjadi wadah bagi para pemain PES Indonesia yang mau memulai karier di esports untuk berkembang ke tingkat yang lebih tinggi, baik secara skill, mental, maupun pengalaman bertanding."

 

"Yang diharapkan melalui wadah ini Indonesia bisa terus melahirkan pemain-pemain pro baru seperti Faidan dkk yang lahir dari tahun-tahun sebelumnya yang sekarang banyak dari mereka mulai memiliki karier dengan klub-klub sepak bola atau esports PRO, baik di Liga Thailand atau IFEL yang ada di Indonesia," kata Founder Liga1PES, Valentino Simanjuntak.

Event yang bisa dibilang ''iseng'' ini, justru mendapat respons sangat positif dan antusiasme yang luar biasa tidak hanya komunitas di Indonesia, melainkan juga komunitas regional di Asia Tenggara.

Hal itu terbukti dengan 7 negara mengonfirmasi keikutsertaan mereka di musim ini dengan menggelar kualifikasi di negara mereka masing-masing dan mengirimkan wakilnya untuk berpartisipasi di putaran final SEACL 2021 Online 28 dan 29 Agustus.

Indonesia tampil sangat baik di putaran babak grup dengan menempati peringkat kedua dan berada di upper bracket.

Namun mereka harus kalah dari Vietnam dan kembali kalah dari Malaysia di final Lower bracket.

Alhasil Indonesia gagal lolos ke babak Grand Final dan harus puas sebagai peringkat ketiga saja.

Berita MPL ID Season 8 lainnya:

Raih Kemenangan di El Clasiico Pelatih RRQ Hoshi Mulai Tunjukkan Kebolehannya

Pasca Adu Mekanik, Xinnn Ajak Wannn Kembali jadi Jungler

 

× Image