Jelang All England 2021, Ganda Putra Fokus Tingkatkan Kekuatan Otot Tangan

- Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi mengungkapkan anak asuhnya kini sedang fokus meningkatkan kekuatan otot tangan.
- Menurut Harry Iman Pierngadi memperkuat atau latihan otot tangan ini dilakukam dari evaluasi hasil Thailand Open 2021.
- Terkait aspek teknik dalam bertanding, Harry Iman Pierngadi percaya bahwa anak didiknya mempunyai skill yang mempuni.
SKOR.id - Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi mengungkapkan anak asuhnya kini sedang fokus meningkatkan kekuatan otot tangan jelang All England 2021.
Kondisi itu diinginkan oleh Herry Iman Pierngadi berdasarkan performa kurang memuaskan wakil ganda putra Indonesia saat berlaga di tiga turnamen Thailand Open 2021.
Hasil terbaik dari Thailand Open 2021 hanya datang dari pasangan penuh pengalaman Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menjadi finalis di ajang BWF World Tour Finals lalu.
"Dari Thailand, saya tahu ada beberapa yang harus diperhatikan, pertama daya tahan otot tangan. Karena kemarin kita kedodoran banget," kata Herry kepada pewarta.
Saat ini atlet pebulu tangkis Indonesia memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk berlatih dan mempersiapkan diri menjelang dua turnamen BWF World Tour leg Eropa.
Pertama ada Swiss Open 2021 dan All England 2021 yang bakal bergulir Maret mendatang.
"Tiga minggu persiapan pasti kita naikan otot tangannya, sampai fit dulu. Lalu dua minggu jelang berangkat, kita gabungkan dengan tekniknya," ucap Herry mengungkapkan.
Terkait aspek teknik dalam bertanding, Harry IP mengaku sangat optimis dan percaya diri bahwa anak asuhnya mempunyai skill yang mempuni.
"Tapi aspek teknik ini tidak terlalu karena rata-rata pemain sudah oke lah. Jadi lebih banyak ke program untuk menaikan daya tahan otot tangannya," ucap Herry IP.
Ikuti juga Instagram, Facebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.
Red Bull Racing Pamer Tempat Latihan Esport https://t.co/5G2m7srRig— SKOR Indonesia (@skorindonesia) February 10, 2021
Berita Bulu Tangkis Lainnya:
Tuai Hasil Minor di Thailand, Tunggal Putra Nomor Satu Malaysia Ini Dikritik Lee Chong Wei
