Soal PPKM Jawa-Bali, Ini Respons Dirut IBL

- Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, angkat bicara soal spekulasi IBL 2021.
- Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) demi menekan kasus Covid-19.
- IBL 2021 akan dimulai pada 15 Januari di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta.
SKOR.id - Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) angkat bicara seiring spekulasi soal musim kompetisi 2021 akibat kebijakan Pemerintah soal PPKM di Jawa-Bali.
Belum lama ini, Pemerintah mengumumkan kembali menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Jakarta dan Bali.
Masa depan IBL 2021 pun menjadi tanda tanya karena ajang ini akan dimulai pada 15 Januari di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta.
Saat dihubungi Skor.id, Kamis (7/1/2021), Junas Miradiarsyah tak langsung merespons dan baru membalasnya Jumat dini hari WIB.
"Maaf ya (saya) belum bisa ditelepon," ujarnya, membalas Skor.id melalui pesan singkat via aplikasi WhatsApp.
"Semua (masih) perlu dikoordinasikan kembali dari ulang lagi sejak adanya pengumuman PSBB kemarin."
IBL layak ketar-ketir karena musim kompetisi 2021 tinggal hitungan hari dan semua klub sudah bersiap.
Pemerintah memutuskan untuk menerapkan PPKM, seiring dengan tingginya angka kasus Covid-19, akhir-akhir ini.
Di sisi lain, IBL bisa jadi contoh untuk cabang olahraga (cabor) lain yang mengagendakan turnamen, tahun ini.
IBL 2021 bakal bergulir tanpa penonton dengan sistem bubble seperti NBA 2019-2020 yang berlanjut di Orlando.
Ikuti juga Instagram, Facebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.
Petarung UFC Tikam Saudara Perempuannya, Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana https://t.co/bJGeoeOR0G— SKOR Indonesia (@skorindonesia) January 8, 2021
Berita IBL Lainnya:
Jawa-Bali Bakal Terapkan PSBB, Nasib Tip-off IBL 2021 Jadi Tanda Tanya
Francisco Yogi Optimistis Dapat Bersinar Bersama West Bandits Solo di IBL 2021
