Home > Other Sports

Move On dari All England 2020, Rival Praveen/Melati Fokus Thailand Open 2021

Image
Any Hidayati

  • Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai mengaku sudah sepenuhnya move on dari kekalahan di final All England 2020.
  • Fokus ganda campuran nomor tiga dunia tersebut saat ini adalah tampil maksimal di tur Asia di Thailand.
  • Berstatus tuan rumah, keduanya siap membawa gengsi Thailand di pundak mereka.

SKOR.id - Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai mengaku sudah benar-benar move on dari kekalahan di final All England 2020.

Ganda campuran asal Thailand itu harus legawa setelah gagal mencetak sejarah bagi negaranya dalam All England, Maret lalu.

Pasangan peringkat ketiga dunia itu dikalahkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti asal Indonesia, dengan skor 15-21, 21-17, 8-21.

Hampir setahun berlalu, Puavaranukroh maupun Taerattanachai sudah kembali fit dan siap jadi tulang punggung Thailand dalam tur Asia, bulan ini.

Negeri Gajah Putih akan menggelar Yonex Thailand Open (12-17 Januari), Toyota Thailand Open (19-24 Januari), dan BWF World Tour Finals (27-31 Januari).

"Ini adalah kesempatan baik bagi kami untuk menggelar turnamen level Super 1.000 di rumah sendiri," tutur Taerattanachai dilansir badmintonthai.or.th.

"Kami tetap akan bertanding meskipun hampir setahun tidak berkompetisi (internasional karena pandemi Covid-19). Kami akan memberikan yang terbaik."

"Meski berakhir runner-up di All England, kami tak hilang kepercayaan diri. Kami habiskan banyak waktu untuk memperbaiki kesalahan," timpal Puavaranukroh.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Popor Sapsiree Taerattanachai (@popor_sapsiree)

Selama vakum kompetisi, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai mengaku benar-benar mempersiapkan diri untuk turun dalam Tur Asia. 

"Kami bersiap selama hampir setahun karena tiga turnamen (dalam sebulan) di rumah senditi tentu bukan perkara mudah. Fisik harus siap."

Mereka pun yakin Badminton Thailand bakal melakukan yang terbaik demi keamanan dan keselamatan para peserta Tur Asia, bulan ini. 

"Mereka telah menyiapkan bubble untuk karantina 14 hari demi memastikan, baik kami (atlet lokal) maupun internasional, dalam kondisi sehat," kata Puavaranukroh.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Thailand Open 2021 Lainnya:

Jadi Tuan Rumah Pembuka Tur Asia, Pebulu Tangkis Thailand Ajak Suporter Cetak Sejarah

Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai Ucap Ambisi di Masa Depan

 

× Image