Home > Liga TopSkor

Mengungkap Perbedaan Tekanan Marc Marquez dan Casey Stoner sebagai Juara Dunia MotoGP

Image
Aditya Fahmi Nurwahid

  • Andrea Dovizioso mengungkapkan perbedaan tekanan pada dua juara dunia, Marc Marquez dan Casey Stoner.
  • Di mata Dovizioso, Casey Stoner sedikit lebih berbakat untuk menunggangi kuda besi dibanding Marc Marquez.
  • Namun, situasi yang dialami Stoner lebih berat dan tidak terulang di era Marquez.

SKOR.id - Sosok Andrea Dovizioso turut mengungkap dua kondisi yang dialami juara dunia MotoGP berbeda era, Marc Marquez dan Casey Stoner.

Marquez dan Stoner adalah ikon dari tim pabrikan Honda, Repsol Honda. Casey Stoner menyabet gelar juara pada musim keduanya di Honda, 2011, sedangkan Marquez mencatatkan enam gelar pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019.

Dari jumlah gelar, Dovizioso pun mengakui bahwa Marc Marquez adalah sosok yang berbakat dalam mengendarai sang kuda besi.

Namun, berdasarkan kacamata Dovi, Casey Stoner berada "sedikit" di atas talenta Marquez sebagai pembalap. 

"Sulit untuk mengatakan bahwa ada pembalap yang lebih berbakat daripada Marc," kata Dovizioso kepada DAZN.

"Hanya saja, Casey (Stoner) memiliki sedikit lebih banyak bakat. Tapi sangat sulit bagi saya untuk mengatakannya seperti itu, jujur."

Juga, kondisi di sekitar Marc Marquez sebagai pembalap disebut jauh berbeda dengan kondisi Casey Stoner, meski keduanya sama-sama seorang juara dunia.

"Untuk alasan yang berbeda, dia (Marc Marquez) menjalani kehidupan yang berbeda dari Casey. Dia tidak pernah mengalami kesalahpahaman atau situasi di mana Casey merasa tidak nyaman dan mengatakan: cukup sudah," kata Dovi.

"Di tingkat lingkungan sekitarnya, (era Marquez) semuanya jauh lebih mudah, santai. Dan itulah alasan mengapa dia memenangkan begitu banyak kejuaraan dan akan memiliki karier yang sangat panjang."

Pernyataan Dovi kembali mengingatkan momen Casey Stoner yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2012 dalam usia 27 tahun.

Salah satu alasan yang keluar dari mulut sang pembalap adalah bosan dengan tuntutan media yang dibebankan padanya dan tidak senang dengan arah kejuaraan saat itu.

Setelah era Stoner, muncul era Marc Marquez. Marquez hanya kehilangan dua gelar juara sejak menjadi pembalap Honda pada 2013.

Terbaru, Marquez absen panjang karena memulihkan cedera lengan dan melewatkan gambaran besar kompetisi MotoGP 2020.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Joan Mir disebut akan menghadapi ''gangguan'' dari Franco Morbidelli atau Maverick Vinales. Padahal, ada 3 pembalap "...Dikirim oleh Skor Indonesia pada Sabtu, 02 Januari 2021

Berita MotoGP lainnya:

 Valentino Rossi Pamer Seragam Baru untuk MotoGP 2021

 George Russell Umbar Kelemahan Williams F1

× Image