Jack Miller Ungkap Perasaan Selama Gabung Pramac Racing, Sempat Dipertanyakan

- Jack Miller berterima kasih kepada semua orang di Pramac Racing.
- Pembalap asal Australia itu memperkuat Pramac Racing sejak MotoGP 2018-2020.
- Jack Miller mengaku dapat banyak pelajaran dari Pramac Racing hingga bisa membuatnya seperti sekarang.
SKOR.id - Jack Miller mengungkapkan perasaan selama memperkuat Pramac Racing pada MotoGP 2018-2020. Tanpa timnya satelit Ducati ini, dirinya tak akan bisa di posisi sekarang.
Sebagai informasi, Jack Miller akan "naik kasta" mulai MotoGP 2021. Setelah lima musim berjibaku dengan tim satelit, dia akan memperkuat Ducati, tahun depan.
Bahkan, boleh dibilang, dirinya akan jadi pembalap nomor satu di Ducati karena rekan duet pada MotoGP 2021 adalah Francesco Bagnaia yang tergolong "masih hijau".
Jack Miller mengatakan Pramac Racing berhasil mengubah statusnya dari pembalap yang kemampuannya dipertanyakan menjadi pilihan utama tim pabrikan.
"Saya tak hanya bisa berterima kasih kepada Paolo Campinotti dan Francesco Guidotti, melainkan kepada semua orang di Pramac," kata Jack Miller.
"Pertama, saya tak pernah ada di tim yang sama lebih dari dua tahun. Jadi, berada di sini selama tiga tahun terasa seperti seumur hidup."
Jack Miller mengaku, saat pertama bergabung dengan Pramac Racing, tak sedikit yang meragukan kemampuannya berlaga di kelas tertinggi.
Seiring berjalannya waktu, label itu pun menghilang. "Ada banyak pelajaran hidup yang telah mereka ajarkan kepada saya, termasuk di luar balapan."
"Saya tak akan melupakan itu dan berterima kasih selamanya. Walau saat tiba di sana, saya dipertanyakan, harus membuktikan ke beberapa orang."
Merujuk pada perjalanan bersama Pramac Racing, Jack Miller belum pernah menjejak podium pertama. Catatan finis terbaiknya hanya posisi kedua.
Bahkan, musim ini, pembalap Australia itu empat kali gagal finis masing-masing pada Grand Prix (GP) Andalusia, Emilia Romagna, Prancis dan Teruel.
Namun, posisinya di klasemen akhir, membaik di setiap musim. Pada debutnya bersama Pramac Racing, Jack Miller hanya menempati urutan ke-13.
Sedangkan pada MotoGP 2019 dan 2020, pembalap 25 tahun tersebut mampu mengakhiri musim balapan di peringkat kedelapan dan ketujuh.
Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.
Mengenang Helmy Sungkar, Tokoh Otomotif Nasional Ayah dari Pereli Kebanggaan Indonesia https://t.co/RpKtC6e567— SKOR Indonesia (@skorindonesia) November 24, 2020
Berita MotoGP Lainnya:
