Home > Other Sports

Apakah Thibaut Courtois menjadi Penyebab Runtuhnya Tembok Real Madrid

Image
Aditya Fahmi Nurwahid

  • Sisi pertahanan Real Madrid terlihat mengalami penurunan pada musim 2020-2021.
  • Padahal, sosok Thibaut Courtois menjadi salah satu pemain sentral hingga Madrid meraih gelar juara musim lalu.
  • Namun, Courtois tak lagi tampil seimpresif kala Ia mendapatkan trofi Zamora 2019-2020.

SKOR.id - Sosok Thibaut Courtois menjadi sorotan seiring kurang maksimalnya performa lini pertahanan Real Madrid pada awal musim 2020-2021.

Penampilan Thibaut Courtois banyak dibandingkan dengan musim 2019-2020. Raihan trofi Zamora oleh sang kiper adalah kunci dari gelar juara milik Real Madrid.

Bahkan, Skor.id sempat menilai bahwa Courtois berhasil mengisi peran yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo dalam skuad El Real.

Baca Juga: Peran Cristiano Ronaldo di Real Madrid Digantikan Thibaut Courtois

Namun, tembok yang Thibaut Courtois bangun musim lalu tampak runtuh dengan cepat pada awal musim 2020-2021. Penilaian ini disebut oleh beberapa laman olahraga Spanyol, AS.

Dalam delapan pertandingan musim ini, Courtois telah kebobolan sembilan gol. Empat gol di antaranya terjadi pada kekalahan 4-1 yang diterima Los Merengues di tangan Valencia.

Rata-rata kebobolan sang kiper adalah 1,13 gol per pertandingan. Berada di bawah dua kiper lain, Jan Oblak dan Alex Remiro.

Jan Oblak tampil mengesankan dengan rata-rata hanya kebobolan 0,29 gol per pertandingan. Sedangkan Alex Remiro hampir sama mengesankannya, hanya kebobolan empat gol dalam sembilan pertandingan, yang kira-kira setara dengan sekitar 0,44 gol per laga.

Akan tetapi, buruknya statistik kebobolan milik Real Madrid bukan sepenuhnya kesalahan Thibaut Courtois.

Lini pertahanan Real Madrid memang berada dalam sorotan. Duo Sergio Ramos-Raphael Varane dianggap menurun performanya. Belum lagi cederanya Martin Odegaard dan Dani Carvajal di pos bek kanan.

Catatan tendangan ke gawang yang diterima Courtois pun berbanding jauh dengan Oblak dan Remiro. Kiper berpaspor Belgia itu mendapatkan 26 tembakan ke gawang dari sembilan laga, dengan 20 penyelamatan yang bisa Ia lakukan.

Masalah "tembok yang runtuh" ini jelas tidak bisa dilihat dari faktor Thibaut Courtois semata, namun juga masalah kompleks di lini bertahan Real Madrid yang memberi efek lebih besar dalam permainan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Real Madrid lainnya:

Real Madrid Ditekuk Valencia, Warganet Singgung Kutukan Jersey Pink

Real Madrid Kalah, Zidane Salahkan Diri Sendiri

× Image