Home > La Liga

Hardian Wicaksono Cabut, Pacific Caesar Kehilangan Banyak Pilar

Image
Krisna Daneshwara

  • Muhammad Hardian Wicaksono dipastikan hengkang dari Pacific Caesar Surabaya menuju Pelita Jaya Bakrie Jakarta.
  • Hal ini membuat Pacific Caesar Surabaya makin merana karena sebelumnya sudah ditinggal Indra Muhammad dan Yerikho Tuasela. 
  • Muhammad Hardian Wicaksono pun mengaku berterima kasih kepada Pacific Caesar Surabaya karena telah membuatnya menjadi pemain sehebat sekarang. 

SKOR.id - Pacific Caesar Surabaya dipastikan kehilangan banyak pemain andalan pada Indonesian Basketball League (IBL) 2021.

Setelah Indra Muhammad pindah ke West Bandits Solo dan Yerikho Tuasela merapat ke Bali United, kini Pacific Caesar Surabaya akan ditinggal oleh Muhammad Hardian Wicaksono.

Hardian Wicaksono, yang musim lalu "dipinjam" oleh Indonesia Patriots, menyatakan jika dirinya sudah pasti bakal pindah ke Jakarta.

Tim yang menjadi pelabuhan anyar pemain 27 tahun tersebut adalah Pelita Jaya Bakrie Jakarta.

Kabar kepindahan ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Hardian Wicaksono. Ia mengatakan, akan bermain di bawah asuhan Octaviaro Romely Tamtelahitu pada IBL 2021.

"Terima kasih Pacific. Selama ini saya diberi kesempatan bermain dan mendapatkan banyak pelajaran, baik di dalam maupun luar lapangan," Hardian Wicaksono mengungkapkan.

Pacific memang telah berhasil "menyulap" Hardian Wicaksono menjadi salah satu forward paling berbahaya di Indonesia.

Momentum kemonceran Hardian Wicaksono bersama tim asal Surabaya terjadi pada saat melaju ke babak empat besar IBL 2018-2019.

Kala itu, Hardian Wicaksono menjadi salah satu pilar penting permainan Pacific yang masih dibesut oleh kepala pelatih Kencana Wukir.

Permainannya membuat Pacific seolah tak goyang meski tampil tanpa Indra Muhammad dan Yerikho Tuasela yang mendapat sanksi internal dari klub.

Tanpa Yerikho dan Indra, Pacific mampu menundukkan Pelita Jaya di babak pertama play-off.

Boleh dibilang, ini merupakan salah satu kejutan terbesar yang terjadi di sepanjang sejarah basket Indonesia.

Kegemilangan Hardian Wicaksono bersama Pacific Caesar Surabaya itulah yang membuat pelatih Timnas Basket Indonesia, Rajko Toroman, memanggilnya.

Ia kemudian masuk tim Indonesia yang tampil pada SEA Games 2019 Filipina dan FIBA Asia Cup Qualifier 2021.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

[Ikuti Pollingnya dapatkan paket giveaway bagi yang beruntung! Caranya: 1. Wajib follow @skorindonesia 2. Sebut pemain pilihanmu di kolom komentar postingan ini, 3. Tag 3 temanmu! 4. Sertagan hastag #JLeagueXSkorIndonesia Periode 7-12 November 2020. Akan ada 3 pemenang terpilih yang mendapat paket giveaway menarik dari Skor Indonesia] Terkait dengan kerja sama antara Skor Indonesia dan J.League, Skor.id mencoba merangkum para pemain Indonesia yang layak bermain di kompetisi Negeri Sakura. Ada 25 pemain yang dipilih antara usia 18 tahun hingga 25 tahun. Kategori usia itu dipilih lantaran nantinya diharapkan banyak pemain usia muda maupun yang berada di usia emas sepak bola bisa lebih banyak mencicipi kompetisi level tertinggi di Asia, khususnya J.League @jleagueintl

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia) on

Berita IBL Lainnya:

Daftar Pemenang IBL Awards 2020: Abraham Damar Grahita MVP

Amartha Hangtuah Kembali Berlatih Sambil Menanti Kejelasan IBL 2021

× Image