Home > Other Sports

Ingin PBSI Mandiri Finansial, Ini Langkah Agung Firman Sampurna

Image
Nizar Galang

  • Ketua umum PBSI, Agung Firman Sampurna, ingin PBSI mandiri secara finansial.
  • Agung Firman Sampurna mengatakan salah satu cara untuk PBSI mandiri secara finansial adalah memberikan ruang yang lebih banyak bagi pihak swasta untuk bekerja sama.
  • Lelaki Lelaki kelahiran 19 November 1971 itu akan mendorong peran swasta yang lebih baik, dengan didukung sejumlah program. 

SKOR.id - Ketua umum PBSI, Agung Firman Sampurna, memiliki terobosan baru dalam menangani finansial federasi bulutangkis tertinggi di Indonesia.

Agung Firman Sampurna ingin PBSI mandiri secara finansial. Ia menyatakan salah satu caranya adalah dukungan dan kerja sama dengan swasta untuk pengembangan olahraga.

Terkait hal tersebut, Agung mengaku ingin memberikan ruang yang lebih banyak bagi pihak swasta dalam hal sponsorship maupun pengembangan bulutangkis.

“Salah satu misi yang ingin dicapai adalah peningkatan prestasi bulutangkis dengan kolaborasi kemitraan yang dilandasi rasa hormat," kata Agung dalam munas PBSI 2020, di Hotel JHL, Tangerang, Jumat (6/11/2020).

 

Lelaki kelahiran 19 November 1971 akan mendorong peran swasta yang lebih baik, dengan didukung sejumlah program. 

Seperti, tata kelola keuangan agar lebih transparan, juga akuntabilitas yang mendukung pengelolaan olahraga bulutangkis.

Untuk itu pelibatan proses ini tidak hanya terbatas di PP PBSI, melainkan hingga ke tingkat PBSI Provinsi.

Adapun program lainnya adalah pemutakhiran sistem sponsor dan dukungan finansial.

Semua hal tersebut dipandang penting untuk kemandirian dari olahraga bulutangkis.

"Dengan program ini akan berikan ruang PBSI seperti pendanaan kemandirian finansial sehingga dikelola secara profesional," ujar Agung.

"Untuk itu penting adanya inovasi yang menuju sport entertaiment industry," ungkapnya.

Sementara itu, terkait adanya anggapan soal tidak diperbolehkannya rangkap jabatan di organisasi yang dibiayai oleh Pemerintah.

Agung Firman mengatakan dirinya tidak akan terlibat dalam urusan mengelola keuangan.

Nantinya, soal anggaran di tubuh PBSI akan diserahkan kepada Manajer Eksekutif.

“Pendanaan juga dikawal oleh auditor yang dipilih oleh pihak sponsor,” ujar Agung.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Agung Firman Sampurna resmi terpilih menjadi Ketua Umum PBSI 2020-2024 dalam Musyawarah Nasional (Munas) di Tangerang, Jumat (6/11/2020). Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu terpilih secara aklamasi dalam Munas untuk memimpin PBSI periode 2020-2024. Agung Firman Sampurna menjadi calon tunggal setelah pesaing satu-satunya, Ari Wibowo, dinyatakan tidak lolos proses verifikasi. Dalam Munas PBSI, Agung Firman Sampurna datang dengan 23 dukungan sah dari 23 Pengprov PBSI sedangkan Ari Wibowo bermodal kurang dari 10 dukungan. "Kini telah diputuskan di Munas ke-23 PBSI 2020 saya dipercaya menjadi ketum PBSI untuk masa bakti 2020-2024 melanjutkan pak wiranto," ujar Agung dalam sambutannya. Ya, Agung Firman Sampurna menggantikan posisi Wiranto yang memilih untuk tidak maju dalam pemilihan Ketua Umum PBSI periode 2020-2024. Dalam kesempatan tersebut, Agung juga mengaku bahwa sudah mendapat dukungan dari Pengprov PBSI untuk maju menjadi ketua umum sejak 2019 lalu. "Saya mungkin sudah dihubungi teman-taman lebih dari sebulan dan ditanyakan tentang masalah partisipasi dalam proses Munas PBSI ini," ujarnya. "Saya mohon maaf, saat itu saya tidak ingin membuat suasana keruh karena itu saya tak membuat statement apapun." Meski menolak bersuara pada saat itu, tetapi Agung tetap mempertimbangkan kans untuk maju sebagai calon Ketum PBSI. Walaupun prosesnya tak begitu saja terjadi. "Pengprov PBSI sudah banyak yang menghubungi sejak pertengahan 2019. Namun baru pada Maret 2020 saya sampaikan akan mempertimbangkan," ia bercerita. "Satu bulan setelah itu, saya baru menyatakan bersedia untuk maju (sebagai calon ketua umum PBSI)." "Jadi, bahasanya bukan dicalonkan tetapi mencalonkan diri dan didukung teman-teman pengurus provinsi," Agung memungkasi. Saat ini, Agung Firman Sampurna memiliki tugas untuk menyusun kepengurusan yang akan bekerja sama dengannya pada periode 2020-2024.

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia) on

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Agung Firman Sampurna Resmi Menjadi Ketua Umum PBSI 2020-2024

Thailand Open Jadi Poin Krusial untuk Kualifikasi BWF World Tour Finals 2020 

× Image