Home > Timnas Indonesia

Red Bull Berharap Temukan Pengganti Honda Akhir F1 2020

Image
Lily Indriyani

  • Red Bull berharap sudah menemukan pemasok mesin pengganti Honda, akhir F1 2020. 
  • Honda memutuskan mundur dari F1 usai musim 2021.
  • Red Bull sudah membuka komunikasi dengan Mercedes, Ferrari, dan Renault.  

SKOR.id - Red Bull berharap keputusan tentang pemasok mesin untuk Formula 1 (F1) 2022 bisa diketahui setidaknya akhir musim ini. 

Prinsipal Red Bull, Christian Horner, menegaskan pihaknya tengah berupaya menemukan pengganti Honda yang mundur dari F1 usai 2021.

Sebagai informasi, era baru F1 dijadwalkan berlaku mulai 2022 setelah mundur satu tahun lantaran pandemi virus corona (Covid-19). 

"Idealnya (pemasok mesin diketahui) akhir tahun karena mesin merupakan bagian integral dalam desain (mobil) 2022," kata Christian Horner. 

"Harapan kami, tim desain (mobil Red Bull) akan memasuki tahun depan dengan serangkaian parameter (mesin) yang sudah jelas."

Christian Horner menambahkan, sejauh ini, pihaknya sudah membuka pembicaraan dengan tiga pemasok mesin yang berkecimpung dalam F1. 

Ketiga pemasok mesin tersebut adalah Mercedes, Ferrari, dan Renault. Tapi, pria 46 tahun itu mengatakan masih jauh dari kesepakatan. 

"Sudah jelas mereka adalah tiga pemasok mesin yang tersisa hingga akhir (F1)2021. Jadi, wajar jika kami akan terlibat dengan mereka."

Masalahnya, beberapa waktu lalu, Prinsipal Mercedes AMG Petronas Toto Wolff mengaku tak berminat untuk jadi pemasok mesin Red Bull. 

"Kami masih punya sedikit waktu untuk mengevaluasi semua opsi. Jadi, pasti akan ada diskusi tentang mesin untuk (F1) 2022," katanya. 

"Mercedes tidak tertarik memasok mesin hingga pilihan jatuh pada dua lainnya. Tapi, kami perlu meluangkan waktu untuk melakukan uji tuntas." 

Christian Horner menegaskan, syarat utama untuk jadi pemasok mesin Red Bull adalah bisa kompetitif dalam persaingan di papan atas.  

"Kami ingin memenangi kejuaraan dunia, itulah alasan Red Bull terlibat dalam olahraga ini. Kami bisa mewujudkan itu dengan unit kekuatan kompetitif."

Red Bull membuka kemungkinan untuk mengembangkan mesin Honda karena langkah apa pun yang nanti dilakukan, juga berlaku untuk AlphaTauri.

"Ini adalah skenario dua untuk satu karena proyek ini bersinergi. Tak bisa dibayangkan andai kedua tim ini beroperasi dengan pemasok berbeda."

"Jika itu terjadi, semakin banyak kerumitan. Akan jauh dari ideal andai kami menempatkan mesin berbeda untuk dua tim," kata Christian Horner. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Red Bull Lainnya:

November 2020, Pembalap Muda Red Bull akan Tes Mobil F1 Tim AlphaTauri

Max Verstappen Bicara Masa Depan Red Bull Racing Tanpa Honda

× Image