Home > Formula 1

AA Tiga Naga Terima 4 Kartu Kuning saat Pekan Pertama, Ini Pesan Pelatihnya

Image
Agustian Pratama
  • AA Tiga Naga telah melakoni sekali laga pada pekan pertama Liga 2 2020.
  • Namun pada laga perdana Liga 2 2020, AA Tiga Naga kalah dari PSMS Medan.
  • Tak hanya kalah, AA Tiga Naga menerima tiga kartu kuning pada partai away itu. 
SKOR.id - Lanjutan Liga 2 2020 dimulai 17 Oktober tahun ini, AA Tiga Naga berusaha tampil semakin baik dari segi performa khususnya dari sisi emosional agar tidak mudah terpancing.
 
Sebab pada laga perdana sebelum Liga 2 2020 terjeda akibat pandemi Covid-19, AA Tiga Naga tampil sedikit ''panas'' saat menghadapi tuan rumah PSMS Medan, Minggu (15/3/2020).
 
Main di Stadion Teladan, Kota Medan, laga ini cukup sengit tuan rumah pun hanya menang tipis saja atas tim promosi Liga 2 2020 ini dengan skor 2-1. 
 
Dua gol PSMS Medan dicetak Rachmad Hidayat via penalti pada menit ke-30 dan 77'. Sedangkan AA Tiga Naga unggul dulu.
 
Nico Malau yang juga eks-pilar PSMS Medan membuka kran gol laga ini saat membobol gawang PSMS Medan pada menit ke-14.
 

Ketat dan kerasnya permainan membuat wasit Parizon menghujani laga ini dengan kartu kuning dan kartu merah.

AA Tiga Naga mendapatkan empat kartu kuning. Empat kartu ini untuk Saktiawan Sinaga pada menit ke-16,  Ilham Syafri Noer (28'), Alan Sabilah (75'), dan Roberto Rigyaldo Fautnine (89'). 

Sedangkan PSMS Medan mendapatkan tiga kartu kuning untuk Elina Soka pada menit ke-36 dan 45', lalu secara otomatis keluar kartu merah.
 
Kartu kuning PSMS lainnya didapatkan Syaiful Ramadhan saat laga memasuki menit ke-46. 
 

Pelatih AA Tiga Naga Feryandes Rozialta mengakui, laga perdana melawan PSMS Medan berjalan dengan tensi  tinggi.

 
Sebab pada menit-menit awal, AA Tiga Naga sudah membobol gawang tuan rumah PSMS Medan. 
 
"Kami bisa menguasai pertandingan dan sempat unggul lebih dulu," kata Ojik, sapaan akrab Rozialta, Selasa (11/8/2020).
 
Buntutnya, PSMS Medan memperagakan gaya permainan keras dan membuat para pemain AA Tiga Naga terpancing plus sedikit  emosional. 
 
"Inilah yang membuat para pemain kami melakukan pelanggaran yang tidak perlu," tutur Ojik.
 
 
"Di samping itu, saya menilai wasit juga terlalu mudah mengeluarkan kartu selama pertandingan itu," ucapnya menambahkan.
 
Ojik mengingatkan para pemain AA Tiga Naga, jika setiap laga mudah terpancing emosi maka dikhawatirkan.
 
Sebab, pemain AA Tiga Naga akan banyak mendapatkan kartu kuning, yang tentunya bisa merugikan tim.
 
"Untuk ke depan, kami akan mencoba mengubah itu agar tidak merugikan tim sendiri," Ojik menuturkan.
 
Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia. 
× Image