Home > Balap

Microsoft Tutup Mixer, Para Streamer Diminta Pindah ke Facebook Gaming

Image
Gangga Basudewa

  • Mixer menyatakan undur diri sebagai platform streaming setelah kalah bersaing dengan Twitch milik Amazon.
  • Microsoft mengungkap langsung penutupan layanan Mixer yang sudah ada sejak empat tahun yang lalu itu.
  • Dari survei yang ada, Mixer memang menjadi platform yang paling kecil pertumbuhannya yakni hanya 0,2 persen.

SKOR.id - Platform streaming milik Microsoft, Mixer, menyatakan undur diri sebagai salah satu platform live streaming.

Mixer menyatakan undur diri sebagai platform streaming setelah kalah bersaing dengan Twitch milik Amazon.

Selain Twitch, Mixer tampaknya kalah bersaing dari Youtube dan Facebook Gaming milik Google dan Facebook.

Microsoft mengungkap langsung penutupan layanan Mixer yang sudah ada sejak empat tahun yang lalu itu.

 

Dari survei yang ada, Mixer memang menjadi platform yang paling kecil pertumbuhannya yakni hanya 0,2 persen.

Mixer baru efektif tidak mengudara lagi sebagai platform streaming pada 22 Juli 2020 mendatang.

Para streamer yang berada di platform Mixer pun kini sudah langsung disodori platform streaming baru.

Streamer Mixer diharapkan pindah ke Facebook Gaming dengan sejumlah tawaran yang disodorkan.

Mixer sendiri kabarnya diakuisisi oleh Facebook Gaming hingga para konten kreator diharapkan bisa pindah.

Meski pertumbuhannya lambat dibandingkan dengan platform lain yang menjadi saingannya, Mixer sebenarnya punya sejumlah streamer ternama.

Ninja dan Shroud menjadi dua nama konten kreator yang cukup terkenal di platfom Mixer.

Masih belum diketahui apakah Ninja dan Shroud akan ikut pindah ke Facebook Gaming setelah Mixer ditutup.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Esport lainnya: 

Tim CS:GO Furia Juarai DreamHack Master Spring 2020 Amerika Utara

BIG Rebut Gelar Juara CS:GO DreamHack Masters Spring 2020 Eropa

× Image