Home > Formula 1

Liga 2 2020 Ada Regulasi Baru, Muba Babel United Lontarkan 2 Kritik

Image
Agustian Pratama

  • Liga 2 2020 siap dilanjutkan, tetapi Muba Babel United lontarkan kritik.
  • Kritik Muba Babel United ini terkait regulasi baru pada Liga 2 2020.
  • Regulasi baru pada lanjutan Liga 2 2020 dinilai Muba Babel United tak bagus bagi iklim kompetisi.

SKOR.id - Muba Babel United salah satu tim yang tak sepakat dengan regulasi baru Liga 2 2020 yang rencananya digelar lagi per Oktober tahun ini.

Muba Babel United adalah salah satu tim yang mengritik regulasi baru Liga 2 2020, yang tidak ada sistem degradasi dan juga hanya dua tim bisa promosi ke Liga 1 2021.

"Jika tanpa sistem degradasi rasanya spirit kompetisi dan mutu pertandingan akan sedikit berkurang. Karena, klub merasa aman semua," kata Manajer Muba Babel United, Achmad Haris, Rabu (3/6/2020).
 

Lalu, soal pengurangan jatah promosi ke Liga 1 yang semula tiga tim menjadi dua tim, juara dan runner-up juga dikritik.

Menurut Haris, jika dikurangi jatah promosi ini maka kemungkinan akan terjadi rawan kepentingan.

"Kalau bisa  jatah promosi itu tetap tiga atau ditambah menjadi empat agar persaingan terus terjaga hingga akhir kompetisi," ucap dia.

Meskipun memberikan kritis, Muba Babel United menyambut baik rencana bergulirnya kembali Liga 2 2020.
 
Manajemen klub dengan julukan Laskar Ranggonang tidak mempermasalahkan jika nantinya Liga 2 akan berubah format menjadi home tournament. Pada format ini, ada empat grup yang masing-masing berisi enam klub.
 
Achmad Haris juga mengingatkan agar pemilihan tuan rumah untuk menggelar home tournament nantinya tetap memperhatikan banyak aspek.
 
Aspek itu antara lain soal kesehatan dan mengedepankan protokol kesehatan di tengah situasi pandemi covid-19 di Tanah Air saat ini.
 
 
Manajemen Muba Babel United berharap daerah yang dipilih nanti sudah bebas dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Daerah itu juga grafik penyebaran Covid-19 sudah terbukti  menurun.

Menurut Haris, tuan rumah home tournament juga memiliki dua stadion serta dua tempat latihan yang memadai. Karena jika dimulai pada Oktober, maka akan sangat singkat sekali waktunya.

"Yang jelas, kami mendukung jika kompetisi dilanjutkan kembali. Tetapi, semua harus sesuai dengan anjuran dan ketetapan pemerintah serta mengacu pada protokol kesehatan," ujar Haris.
 
 
 
 
 
× Image