Home > Formula 1

Kagumi Soekarno, Striker AA Tiga Naga Ini Jadi Kutu Buku Saat Libur

Image
Agustian Pratama
  • Liga 2 2020 masih ditangguhkan dan striker AA Tiga Naga ini melahap banyak buku.
  • Kutu buku, itu sebutan yang pas bagi Dicky Nanda Satria dari AA Tiga Naga yang mengaku kagum dengan Presiden Soekarno.
  • Striker AA Tiga Naga ini mengaku menghabiskan waktu dengan membaca banyak buku selama libur kompetisi ini.
SKOR.id - Dicky Nanda Satria, striker tim Liga 2 2020, AA Tiga Naga selama libur kompetisi memanfaatkan waktunya membaca buku-buku koleksinya dari berbagai jenis atau jadi kutu buku.

Ya, jarang sekali pesepak bola gemar membaca buku, di tengah era digitalisasi seperti saat ini. Banyak orang lebih memilih menikmati bacaan digital atau e-book (buku digital).
 
Dicky malah nyaman dengan hobi konvensionalnya ini, menamatkan membaca buku-buku tebal beraneka tema, baik motivasi, remaja, biografi, percintaan dan lainnya.
 
Bagi pemain AA Tiga Naga ini, kegiatan baca buku manual ini memberikan kepuasan tersendiri.
 
 
"Kalau saat ini, saya sedang membaca buku tentang jejak keteladanan Presiden Soekarno," kata Dicky, Sabtu (16/5/2020).
 
"Saya tertarik dengan sosok presiden pertama Indonesia ini, bagaimana jalan hidup dan pemikirannya," ujarnya.
 

Baca Juga: Liga Super Cina 2020 Ditetapkan Mulai Juni, Ini Tanggalnya Dicky juga tertarik dengan buku-buku yang bernuansa motivasi. Bahkan Dicky  sedang giat membuat kuote atau kutipan-kutipan motivasi, untuk konsumsi dan koleksi pribadinya.

 
"Motivasi itu penting untuk kita, karena suasana hati dan semangat bisa naik-turun. Nah saat sedang turun, butuh motivasi," Dicky menjelaskan.
 
Hobi baca buku ini tidak hanya dijalaninya di rumah saja. Bahkan Dicky juga membawa bukunya ke asrama akademi Tiga Naga saat memperkuat tim itu.
 
"Kalau ada jeda waktu, saya baca buku atau membuat quote atau juga membaca artikel di blog," kata pemain kelahiran Perawang Siak, Riau, 8 Februari 2000 ini.

 
Saat situasi pandemi covid-19 seperti saat ini, Dicky mengurangi aktivitas di luar rumah, apalagi di dekat tempat tinggalnya sudah ada kasus orang yang terpapar virus corona.
 
Orang tua Dicky memperketat anggota keluarga untuk keluar rumah karena demi kebaikan semua.
 
Terkait latihan yang diberikan pelatih, Dicky mengerjakannya sore hari selama Ramadan dan pagi sore di luar bulan puasa.
 
"Saya biasanya menambah materi latihan sendiri dengan memperbanyak joging keliling komplek," Dicky menuturkan.
 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Video cover ini dipersembahkan untuk seluruh elemen masyarakat, termasuk pecinta sepak bola hingga garda terdepan pejuang Covid-19. Jangan pernah lelah untuk berperang melawan Covid-19. Bangsa Indonesia Bisa!! #suporter #liga1 #thejakmania #bobotoh #bonek #aremania #pasoepati #persikmania

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia) on

 

× Image