Home > Formula 1
Ternyata Ini Makna Nama dan Logo Klub Liga 2 Tiga Naga


- CEO Tiga Naga, Rudy Sinaga, menjelaskan makna nama dan logo Tiga Naga.
- Tiga Naga awalnya adalah akademi sepak bola sebelum berubah menjadi klub.
- Tim asal Riau ini juga punya misi untuk mengembangkan sepak bola Indonesia.
SKOR.id - AA Tiga Naga adalah tim Liga 3 2019 yang menjadi perbincangan, karena termasuk cepat promosi ke Liga 2 2020, banyak yang tidak tahu ternyata ada makna tersendiri yang tersemat di nama dan logo Tiga Naga.
CEO AA Tiga Naga Rudy Antonius Natalion Sinaga atau Rudy Sinaga mengatakan, pemberian nama Tiga Naga berawal dari perbincangannya dengan Manajer Tiga Naga, Hidayat, saat sedang proses mendirikan Akademi Sepak Bola di Pekanbaru pada tahun 2015, namun belum ada nama.
"Saya ngobrol dengan pak Hidayat mencari nama untuk akademi, dia bilang kenapa tidak memberi nama Tiga Naga saja. Alasannya karena saya punya tiga anak laki-laki, dan saya juga tiga bersaudara semuanya anak laki-laki. Jadi, saya sepakati akademi sepak bolanya menjadi Akademi Tiga Naga," kata Rudy, Selasa (31/3/2020).
Setelah akademi berdiri, pada 2017 Rudy berencana membuat tim sepak bola untuk berkompetisi di Liga 3 musim 2017, lalu dibuatlah nama Klub Sepakbola Tiga Naga (KS Tiga Naga).
Pada Liga 3 2017 KS Tiga Naga tidak masuk liga nasional, juga pada Liga 3 2018 mereka belum mampu menembus.
Barulah di Liga 3 2019 KS Tiga Naga yang merger dengan AS Abadi masuk nasional dan promosi ke Liga 2 2020 dengan nama AA Tiga Naga.
Selain nama, Rudy menjelaskan arti logo Tiga Naga.
Untuk lingkaran hitam artinya mampu membangun brand image yang baik, lingkaran kuning artinya senang, santai, dan akan bertahan lama.
"Untuk logo bola, itu artinya titik fokus pada pendidikan sepak bola, dan arti gambar tiga Naga adalah suatu kekuatan yang besar untuk menjaga pendidikan sepak bola," Rudy menerangkan.
Baca Juga: Dejan Pilih Wait and See Terkait Program Tim
Sementara itu, Manajer AA Tiga Naga Hidayat, menambahkan, Tiga Naga memiliki visi membentuk pemain sepak bola yang profesional, dan membina talenta terbaik Indonesia dengan program dan metode latihan yang baik dan terukur.
"Sedangkan tujuan Tiga Naga ini tentunya menjadi klub sepak bola profesional,” kata Hidayat.
Hidayat juga mengatakan, Tiga Naga berfungsi melakukan kerja sama dengan induk organisasi sepak bola PSSI guna menciptakan tipologi sepak bola yang profesional, lalu membantu mengembangkan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang lebih baik lagi.
"Tiga Naga juga berfungsi melakukan pembinaan sepak bola yang meliputi kelompok usia dini (usia 6-12 tahun), kelompok usia 13-15 tahun. Kemudian kelompok usia remaja atau junior usia 16-18 tahun, dan kelompok usia lanjutan di atas 18 tahun," ujar Hidayat.
