Home > Basketball

Sang Ibu Koma akibat Covid-19, Bintang Timberwolves Ajak Masyarakat Serius Tanggapi Pandemi

Image
Nurul Ika Hidayati

  • Bintang Minnesota Timberwolves, Karl-Anthony Towns, mengunggah video berisi pesan ajakan untuk serius menghadapi pandemi virus corona.
  • Karl-Anthony Towns mengabarkan ibunya terbaring koma setelah terinfeksi virus corona sepekan lalu.
  • Dokter terpaksa melakukan induksi koma setelah paru-paru ibu Karl-Anthony Towns, Jacquile Cruz, makin parah hingga sulit bernapas.

SKOR.id – Dengan wajah diliputi letih dan sedih, Karl-Anthony Towns berbagi kisah tentang ibunya yang sedang berjuang untuk hidup dari serangan Covid-19.

Rabu (25/3/2020) pagi, Karl-Anthony Towns, 24, mengunggah video berisikan pesan ajakan kepada masyarakat luas untuk lebih serius menanggapi pandemi virus corona.

Center Minnesota Timberwolves itu lalu mengabarkan bahwa saat ini ibunya, Jacqueline Cruz, terbaring koma di rumah sakit setelah terjangkit virus tersebut.

Karl-Anthony Towns menuturkan kondisi ibunya terus memburuk hingga dokter terpaksa menggunakan ventilator yang memicu dilakukannya tindakan induksi koma.

“Penyakit ini tidak boleh dianggap remeh,” ujar Towns, dalam video itu. “Lindungi keluarga Anda, orang-orang yang Anda cintai, teman-teman Anda, dan juga diri Anda sendiri.”

“Praktekkan social distancing dengan serius. Tolong jangan berada di tempat yang dipenuhi banyak orang. Penyakit ini mematikan. Kami masih berjuang."

Baca Juga: Bangun Markas Baru di The Forum, LA Clippers Rogoh Kocek Rp6 Triliun

Towns, yang beberapa kali terdiam karena hampir menangis, mengisahkan dia mengetahui ibu dan ayahnya merasa tidak enak badan sepekan lalu.

Keduanya lalu pergi ke rumah sakit dan dites untuk virus corona. Ayahnya dibebaskan walau disuruh karantina di rumah, tetapi sang ibu tertahan di rumah sakit.

Dan, meski sudah mendapat perawatan, kondisi nyonya Cruz tidak juga membaik.

"Demamnya tidak berkurang dari 103F (39,4C). Mungkin turun ke 101,9F (38,8C) dengan obat-obatan, lalu naik kembali pada malam hari,” ujar Towns.

“Ibu saya merasa sangat tidak nyaman. Paru-parunya makin parah, batuknya makin parah. Dia memburuk di depan mata kami."

“Kami selalu merasa obat berikutnya akan membantu atau yang berikutnya lagi akan membantu. Kami masih berharap."

Towns mengaku berkomunikasi dengan ibunya setiap hari. Namun kondisi sang ibu menurun dengan sangat cepat.

"Karena fungsi paru-parunya makin menurun, ibu saya sulit bernapas. Padahal dokter baru saja menjelaskan pada saya, dia harus memakai ventilator.”

Towns terus berusaha menenangkan sang ibu yang bingung dengan segala situasinya. “Saya mencoba mendorongnya untuk tetap positif.”

Yang paling penting, Towns pun mengaku dia berusaha mempertahankan sikap positif bagi dirinya dan keluarganya untuk menjalani cobaan ini.

Dia berharap video ini akan membantu meningkatkan kesadaran bagi semua orang tentang betapa seriusnya virus corona ini.

"Ibu saya, dia perempuan paling kuat yang saya kenal. Saya tahu dia akan mampu mengalahkan sakit ini," kata Towns.

"Dan kami akan bersukacita ketika dia melakukannya."

Sebelum ibunya jatuh sakit, Towns telah menyumbangkan 100 ribu dollar AS – sekitar Rp1,6 miliar – ke Mayo Clinic untuk membantu pengujian virus corona.

 

× Image