OG Topson Akui Punya Rasa Malas Setelah Dua Kali Juara The International
- Topias ''Topson'' Taavitsainen mengaku tak punya motivasi usai dua kali juara The International 2019.
- Meski begitu, Topias Taavitsainen masih akan bertanding bersama OG di The International 2020.
- Belum ada rencana pasti soal status Topias Taavitsainen usai The International 2020.
SKOR.id - Pemain Mid tim Dota 2 OG, Topias ''Topson'' Taavitsainen, mengaku sempat didera rasa malas usai memenangkan The International 2019.
Nama OG tentu tak asing lagi di telinga para pecinta Dota 2 di seluruh dunia.
OG menjadi buah bibir usai berhasil menjadi juara The International 2019 sekaligus mencatatkan rekor tim pertama yang berhasil memenangkan turnamen terbesar Dota 2 tersebut dalam dua tahun berturut-turut.
Setelah memenangkan turnamen berhadiah total 34 juta dolar AS (setara hampir Rp500 miliar) tersebut, tentu banyak yang bertanya-tanya apa yang yang dilakukan oleh OG.
Salah satu pemain OG, yakni Topias ''Topson'' Taavitsainen menjawab pertanyaan publik tersebut.
Baca Juga: Roccat Jalin Kerja Sama Eksklusif dengan Dr Disrespect
Topson merupakan pemain Mid lane dari OG yang punya catatan tersendiri di The International.
Pasalnya, Topias Taavitsainen menjadi salah satu rookie yang berhasil mengangkat piala atau Aegis of Immortal The International.
Topson memang bukanlah sosok yang terkenal sebelum The International 2018 saat dirinya masih menjadi ''bintang'' publik.
Topson kemudian menerima pinangan OG untuk mengikuti The International 2018.
Dua tahun berselang dan dua gelar juara juga sudah direngkuh, Topson mengaku dirinya tak lagi termotivasi.
Baca Juga: Imbang, Frank Lampard Keluhkan Konsentrasi Pemain Chelsea
Dirinya mengaku malas dan ingin beristirahat panjang setelah The International 2019.
Namun, kini Topson sudah mulai bergabung kembali dengan OG dalam beberapa turnamen, seperti Los Angeles Major Qualifier dan yang lainnya.
Saat ditanya apakah rasa malas memengaruhinya menjelang The International 2020, Topson memberikan komentarnya.
"Sekarang hanya waktunya untuk fokus pada Dota 2," ujar Topson.
"Saat semua ini sudah selesai, baru saya akan memikirkan untuk membuat rencana," ucapnya.
Selanjutnya, Topson bersama OG akan menghadapi turnamen ESL One Los Angeles Major pada 15 Maret 2020.
Baca Juga: Watford 'Colek' Arsenal usai Berhasil Bantai Liverpool
